Tampilkan postingan dengan label kebidanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebidanan. Tampilkan semua postingan

Contoh-contoh Askeb Patologi Kebidanan

Contoh-contoh Askeb patologi Kebidanan

Beberapa contoh askeb patologi kebidanan dengan beberapa kasus :
ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGIS PADA IBU HAMIL  DENGAN ANEMIA RINGAN

Alasan kunjungan saat ini
Ibu mengatakan hamil anak Pertama usia kehamilan 9 bulan mengeluh sering pusing, merasa cepat lelah dan lemas.

Riwayat Kesehatan
Ibu dan keluarga tidak ada yang menderita penyakit menular dan menderita penyakit keturunan serta penyakit yang memerlukan perawatan khusus.tetapi anak pertama menderita kelainan cacat mental/keterbelakangan mental.

Riwayat Psikososial
  • Ibu kurang senang dengan kehamilannya saat ini karena tidak diharapkan , bahkan disembunyikan.
  • Ibu  berharap semoga dalam kehamilan dan persalinannya nanti berjalan normal tidak ada halangan suatu apapun meski ibu menyadari ia kurang memperhatikan kehamilannya ini.
  • Keluarga termasuk dalam ekonomi lemah /GAKIN
contoh askeb patologi kebidanan pada ibu hamil dengan anemia ringan selengkapnya dapat di dowload di sini

ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGIS PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN ASFIKSIA RINGAN

Diagnosa Medik
Bayi baru lahir spontan cukup bulan, letak sungsang dengan asfiksia ringan.
Dasar :
Bayi lahir sungsang pervaginam
Suhu tubuh 360C, APGAR 6/10, BB  3200 gr, PB : 40 cm DJJ : 100 x/menit, Ekstremitas Biru
Masalah
Gangguan pemenuhan O2
Dasar :
Terdapat lendir pada jalan nafas
Nafas masih terdapat ronkhi
Kebutuhan
Memberikan jalan nafas, suhu, Perawatan tali pusat
Dasar :
Apgar, pengaturan suhu, Tali pusat masih basah

contoh askeb patologi kebidanan pada bayi baru lahir dengan asfiksia ringan selengkapnya dapat di download di sini

MANAJEMEN KEBIDANAN PATOLOGIS PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN ASFIKSIA SEDANG 
Diagnosa Medik
BBL cukup bulan dengan asfiksia sedang
Dasar :
  1. Umur kehamilan ibu 40 minggu
  2. Suhu 35,50C
  3. Hidung dan mulut terdapat lendir
Masalah
Bayi sulit bernafas
Dasar :  Terdapat lendir pada mulut dan hidung bayi
Kebutuhan
Rasa hangat
Dasar :
Terdapat lendir pada mulut dan hidung bayi, Suhu tubuh bayi 35,50C

contoh askeb patologi kebidanan pada bayi baru lahir dengan asfiksia sedang selengkapnya bisa di download di sini

ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGIS PADA IBU NIFAS DENGAN BENDUNGAN ASI
Diagnosa
Ibu post partum hari ke 3 dengan bendungan ASI
Dasar :
Payudara membengkak dan nyeri, Suhu tubuh ibu 37,80C, ASI keluar sedikit – sedikit
Masalah
Cemas
Dasar :
Payudara ibu membengkak, Ibu mengeluh nyeri pada payudara, Ibu mengatakan sangat khawatir dengan keadaannya saat ini
Kebutuhan
Penyuluhan tentang post natal breast care
Dasar :
ASI hanya keluar sedikit – sedikit, Payudara ibu membengkak, Ibu post partum hari ke 3, Ibu kurang mengerti tentang perawatan payudara pada post partum

contoh askeb patologi kebidanan pada ibu nifas dengan bendungan asi selengkapnya dapat di download di sini

ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGI PADA PERSALINAN DENGAN KASUS DISTOSIA BAHU
Diagnosa :
Ibu G2PIA0 hamil 38 minggu, janin hidup tunggal, intrauterin memanjang, presentasi kepala, inpartu kala I fase aktif
Dasar    :
  • Ibu mengatakan hamil anak ketiga
  • Leopold 1 : TFU pertengahan pusat dan Px, pada fundus teraba bokong
  • Leopold II : Punggung kiri
  • Leopold III : Bagian bawah teraba kepala
  • Leopold IV : Bagian terbawah janin sudah masuk PAP (divergen)
  • DJJ ada, frekuensi 140 x/ mnt
  • Pemeriksaan dalam : Pembukaan : 9 cm, efficement : 90%, Ketuban : sudah pecah, Penurunan kepala : Hodge III   
Masalah
Nyeri adanya his
Dasar : ibu nengatakan merasa mules dan nyeri pada  pinggang semakin sering
Kebutuhan
Dukungan psikologis pada ibu untuk menghadapi persalinan
Pengawasan kala I dengan partograf

contoh askeb patologi kebidanan pada persalinan dengan kasus distosia bahu selengkapnya dapat di download di sini

ASUHAN KEBIDANAN GASTRO ENTRITIS PADA ANAK
Diagnosa :
Anak umur 7 bulan dengan gastero enteritis
Dasar :
  • Ibu mengatakan anak BAB cair lebih dari 10 kali sejak 3 hari yang lalu.
  • Anak umur 7 bulan
  • BAB cair lebih dari 10 kali dalam sehari, berwarna kuning
  • Anak lemah dan gelisah
  • Turgor kulit kurang
  • Mata cekung
  • Mukosa bibir kering.
Masalah
Gangguan Keseimbangan Cairan
Dasar
  • Ibu mengatakan anaknya BAB cairan lebih dari 10 kali jejak 3 kali sejak 3 hari yang lalu
  • BAB cair lebih dari 10 kali dalam sehari
  • Turgor kulit kurang
  • Anak lemah dan gelisah
  • Turgor kulit kurang
  • Mata cekung
  • Mukosa bibir kering
  • Intake kurang, output banyak.
Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi.
Dasar
  • Ibu mengatakan nafsu menyusu anaknya berkurang
  • BAB awal = 6,8 kg BB akhir = 6 kg
  • Anak tampak lemah
  • Turgor kulit kurang
  • BAB cair lebih dari 10 kali dalam sehari berwarna kuning
Kebutuhan
Nutrisi dan Cairan Elektrolit
Dasar
  • Ibu mengatakan anaknya BAB cairan sejak 3 hari yang lalu
  • Anak BAB cair lebih dari 10 kali dalam sehari
  • Nafsu menyusu berkurang
  • Mukosa bibir kering
  • Turgo kulit tidak elastic
  • Mata cekung

contoh askeb patologi kebidanan kasus gastro entritis pada anak selengkapnya bisa di download di sini

 CONTOH-CONTOH ASKEB PATOLOGI KEBIDANAN

ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGIS PADA KEHAMILAN DENGAN HIPEREMISIS GRAVIDARUM
Diagnosa
Ibu GiPoAo, hamil 12 minggu dengan hyperemisis gravidarum
Dasar :
  • HPHT         : 10– 11– 2006
  • Leopold I         : 3 jari diatas sympisir (ballotemen positif)
  • Leopold II         : belum teraba
  • Leopold III     : belum teraba
  • Leopold IV     : belum teraba
  • Keadaan umum lemah, muntah terus menerus, TD : 100/80 mmHg, nadi 100 x/mnt, pernapasan 20 x/mnt, turgor kulit berkurang, lidah kering, mata cekung.
Masalah
Kekurangan cairan 
Dasar :
  • Mual dan muntah yang terus menerus
  • Ibu tidak mau makan
  • Setiap makan ibu selalu memuntahkan isi lambung
  • Lidah kering dan kotor
  • Mata cekung, sklera agak icterus
Gangguan istirahat dan tidur 
Dasar :
  • Ibu tidur dalam sehari 2-3 jam
  • Ibu tidur sering terjaga keluhan yang dirasakannya
Gangguan psikologis
Dasar :
  • Ibu tampak cemas dan gelisah
  • Ibu mengatakan khawatir tentang keadaanya.
Kebutuhan
Ibu butuh tambahan cairan
Dasar : ibu kekurangan cairan
Ibu butuh istirahat yang cukup
Dasar : ibu merasa lemas
Ibu butuh konseling 
Dasar : ibu tampak cemas dan gelisah

contoh askeb patologi kebidanan pada kehamilan dengan hiperemisis gravidarum selengkapnya bisa di download di sini

ASUHAN KEBIDANAN PADA INFEKSI PASCA PEMASANGAN IMPLANT
Diagnosa :
Ibu demam dan nyeri lengan post pemasangan inplant
Dasar :
  • Ibu mengatakan 3 hari pasang inplant
  • Ibu merasa nyeri dan bengkak pad alengan post pemasang inplant
  • Luka post pemasangan inplant masih basah
Masalah :
gangguan rasa nyaman
Dasar :
  • Ibu merasa nyeri
  • Ibu demam
  • Luka post pemasangan inplant masih basah
Kebutuhan
  • Penyuluhan cara perawatan luka dirumah
  • Perawatan luka post pemasangan inplant dan pencabutan inplant pemberian therapi
contoh askeb patologi kebidanan pada kasus infeksi pasca pemasangan implant selengkapnya bisa di download di sini

ASUHAN KEBIDANAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK
Diagnosa
Ibu akseptor KB baru
Dasar :
  • Ibu berusia 35 tahun
  • Ibu mengatakan ingin menjarangkan kehamilan
  • BB : 54 kg
  • TB : 156 cm
  • TD : 110/70 mmHg
  • Pols : 79 x/mnt
  • RR : 22 x/mnt
Masalah
Untuk sementara tidak ada masalah
Kebutuhan
Penjelasan tentang macam-macam alat kontrasepsi yang efektif bagi ibu dan suami
Dasar :
  • Ibu baru melahirkan 6 minggu yang lalu
  • Ibu ingin menjarangkan kehamilan
contoh askeb patologi kebidanan kasus akseptor pada KB suntik selengkapnya bisa di download di sini

MANAJEMEN KEBIDANAN PATOLOGIS PADA IBU NIFAS DENGAN MASTITIS
Diagnosa
Ibu post partum hari ke 5 dengan mastitis 
Dasar :
  • Payudara ibu bengkak, terasa nyeri, merah meradang
  • Ibu panas dingin (mengigil) suhu tubuh 380C
Masalah
Gangguan rasa nyaman  sehubungan dengan nyeri pada payudara
Dasar :
  • Ibu mengatakan payudaranya nyeri, bengkak, merah meradang
  • Suhu tubuh 38C
  • Ibu menggigil (panas dingin)
Kebutuhan
Perawatan payudara post partum
Dasar :  payudara ibu bengkak, keras dan bengkak
Konseling tentang teknik menyusui yang benar
Dasar : ibu belum tahu cara menyusui yang benar
Obat antibiotik
Dasar : payudara ibu terjadi infeksi

contoh askeb patologi kebidanan pada ibu nifas dengan mastitis selengkapnya bisa di download di sini

sedikit contoh askeb patologi kebidanan dari http://kuliahku-kampusku.blogspot.com/


salam dumay (^_^)

Contoh Daftar Pustaka Silabus Kebidanan

Daftar Pustaka Silabus Kebidanan

Berikut adalah daftar pustaka dari masing-masing silabus kebidanan
Daftar pustaka mata kuliah KETERAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK
Buku Utama
  • Taylor, Johnson. 2000. Skill for Midwifery.
  • Dueell, S.S. 1985. Clinical Nursing Skill.
  • Varney, 1997, Varney’s Midwifery, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England
Buku Penunjang
  • Hotma, R., dkk. 2000. Pemeriksaan Fisik
  • Carcio, H.A. 1999. Advanced Health Assessment of Woman.

Daftar pustaka mata kuliah  ASUHAN KEBIDANAN I (KEHAMILAN)
Buku Utama
  • Bennet, V.R., Brown, L.K., 1993, Myles Textbook for Midwives
  • Pusdiknakes – WHO – JHPIEGO, 2001, Buku Asuhan Antenatal, MNH: JakartaVarney, 1997, Varney’s Midwifeyr, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England
Buku Penunjang
  • Balaskas, J., 1997, Easy Exercises for Pregnancy, Harper Collins Publishing Ltd. London
  • Linda, V.W., 2001, Midwifery: Community-Based Care During The Childbearing Year
  • Murray, et.al., 2000, A Guide to Effective Care in Pregnancy and Childbirth
  • Nolan, M., 2002, Education and Support for Parenting: A Guide for Health Professional
  • Prawirohardjo, S., 1997, Ilmu Kebidanan, YBPSP. Jakarta
  • Pusdiknakes-WHO-JHPIEGO, 2001, Konsep Asuhan Kebidanan
  • Saifudin, A.B., 2002, Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. YBP SP, Jakarta
  • Seller, P.M., 2000, Midwifery, Vol. 1 dan 2, 1st Edition, Juta & Co.Ltd, Cape Town
  • Sweet, B.R., 1997, Mayes Midwifery

Daftar pustaka mata kuliah ASUHAN KEBIDANAN II (PERSALINAN)
Buku Utama
  • Pusdiknakes – WHO – JHPIEGO, 2001, Asuhan Kebidanan pada Ibu Intrapartum, MNH: Jakarta
  • Saifudin, A.B., 2000, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal
  • Varney, 1997, Varney’s Midwifery, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England
Buku Penunjang
  • Balaskas, J., 1997, Easy Exercises for Pregnancy, Harper Collins Publishing Ltd. London
  • Bobak and Jansen, 1984, Essential of Maternity Nursing, Mosby Company
  • JNPK-KR, 2002, Buku Acuan Persalinan Normal. Jaringan Nasional Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi, Jakarta
  • Klein, 1995, A Book for Midwife
  • Penny Smikin, 1991, Pregnancy Childbirth and The Newborn: The Complete Guide
  • Prawirohardjo, S., 1997, Ilmu Kebidanan, YBPSP. Jakarta
  • Prawirohardjo, S., 1999, Ilmu Kebidanan Operatif, YBPSP. Jakarta
  • Saifudin, A.B., 2002, Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal
  • Seller, P.M., 2000, Midwifery, Vol. 1 dan 2, 1st Edition, Juta & Co.Ltd, Cape Town
  • Sue More, 1997, Understanding Pain Relief
  • Sweet, B.R., 1997, Mayes Midwifery

Daftar pustaka mata kuliah ASUHAN KEBIDANAN III (NIFAS)
Buku Utama
  • Bennet and Linda, 1999, Myles Textbook for Midwifery, UK London
  • Pusdiknakes – WHO – JHPIEGO, 2001, Asuhan Kebidanan pada Ibu Postpartum, MNH: Jakarta
  • Seller, P.M., 2000, Midwifery, Vol. 1 dan 2, 1st Edition, Juta & Co.Ltd, Cape Town
  • Varney, 1997, Varney’s Midwifery, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England
Buku Penunjang
  • Prawirohardjo, S., 1997, Ilmu Kebidanan, YBPSP. Jakarta
  • Saifudin, A.B., 2000, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta
  • Saifudin, A.B., 2002, Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonata. Jakartal
  • Sweet, B.R., 1997, Mayes Midwifery, Bailliere Tindall, London

Daftar pustaka mata kuliah ASUHAN NEONATUS, BAYI, DAN ANAK BALITA
Buku Utama
  • Varney, 1997, Varney’s Midwifery, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England
  • CCU’s SMT 3, 2000, Bayi Baru Lahir
  • Subdit Kesehatan Bayi dan Anak – Direktorat Kesehatan Keluarga, 2000, Program KHPPIA, Depkes RI: Jakarta
Buku Penunjang
  • Depkes RI, 1992, Asuhan Kesehatan Anak dalam Konteks Keluarga
  • Klaus & Fanaroff. 1993. Penatalaksanaan Neonatus Risiko Tinggi. EGC
  • Depkes RI, Program Imunisasi
  • BNN, 1995, Ilmu Kesehatan Anak 1 – 3, Fakultas Kedokteran UI: JakartaSaifudin, A.B., 2000, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta
  • Penny Stanway, 1997, Pregnancy and Baby Care
  • Mirriam Stoppard, 1995, Complete Baby and Child Care
  • Sukadi, A. 2002. Pedoman Terapi Penyakit pada Neonatus. FKUP/RSHS
  • Perinasia. 2000. Paket Kursus Penanganan Neonatus. Pra-Kongres Perinasia ke-7, Semarang

Daftar pustaka mata kuliah ASUHAN KEBIDANAN IV (KEBIDANAN PATOLOGI)
Buku Utama
  • Varney, 1997, Varney’s Midwifery, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England
  • Saifudin, A.B., 2000, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta
  • Matthews, M. et.al., 2000, Impact Managing Complication in Pregnancy and Childbirth, Departement of Reproductive Health and Research
  • James, D.K. et.al. 2000. High Risk Pregnancy: Management Options. WB Saunders, London
Buku Penunjang
  • Benette V.R. and Brown, L.K., 1993, Myles Textbook for Midwives, Great Britain: Bath Press Colour Book Glasgow
  • Debora Bick, 2002, Postnatal Care: Evidence Based and Guidelines for Management, Livingstone
  • Fernando, A., 1999, Practical Guide to High Risk Pregnancy and Delivery, 2nd Edition, Mosby Year Book. Boston
  • Hanifa dkk, 1999, Ilmu Kebidanan, YBPSP: Jakarta
  • Mayes, 2000, Mayes Midwifery, 12th Edition
  • Mc Call, Pauline, 1993, Midwifery Volume 2, Cafe Town: Creda Press Solar Road
  • Mochtar, R., 1998, Sinopsis Obstetri Jilid 1, Jakarta
  • Saifudin, A.B., 2000, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta
  • Linda V. Walsh, 2001, Midwifery Community-Based Care, WB Saunders Company, Philadelphia
  • Oxorn, Harry. 1990. Patologi dan Fisiologi Persalinan. (edisi Bahasa Indonesia) Yayasan Essentia Medica, Jakarta
  • Wiknjosastro, H. dkk. 1994. Ilmu Bedah Kebidanan. YBP-SP, Jakarta
  • Cunningham, F.G. et.al. 2001. William Obstetrics. 21st edition – International Edition. McGraw Hill Medical Publishing Division

Daftar pustaka mata kuliah ASUHAN KEBIDANAN V(KEBIDANAN KOMUNITAS)
Buku Utama
  • Saifudin, A.B., 2000, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta
  • Matthews, M. et.al., 2000, Inmpact Managing Complication in Pregnancy and Childbirth, Departement of Reproductive Health and Research
  • Linda V. Walsh, 2001, Midwifery Community-Based Care, WB Saunders Company, Philadelphia
Buku Penunjang
  • Benette V.R. and Brown, L.K., 1993, Myles Textbook for Midwives, Great Britain: Bath Press Colour Book Glasgow
  • PP IBI, 1999, Etika dan Kode Etik Kebidanan, Jakarta
  • Depkes RI, 1999, Bidan di Masyarakat, Jakarta
  • Sunarwati Sularyo, 1999, Deteksi dan Intervensi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak dan Upaya Optimalisasi Kualitas SDM, Jakarta
  • Permenkes No. 900 Tahun 2002
  • Standar Pelayanan Kebidanan Depkes RI
  • PP IBI, 1997, Kompetensi Bidan Indonesia. Jakarta
  • Varney, 1997, Varney’s Midwifery, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England

Daftar pustaka mata kuliah DOKUMENTASI KEBIDANAN
Buku Utama
  • Kusnadi, Dadang. 1996. Dokumentasi Catatan Medik (Rekam Medik). RS Budi Kemuliaan, Jakarta
  • Rosalinda, Alfaro. 1987. Application of Nursing Process A Step By Step Guide. JB Lippincot Company, Philadelphia
  • Varney, 1997, Varney’s Midwifery, 3rd Edition, Jones and Barlet Publishers, Sudbury: England
Buku Penunjang
  • Depkes RI. 1993. Asuhan Kebidanan Ibu Hamil dalam Konteks Keluarga. Depkes RI, Jakarta
  • Depkes RI. 2001. Standar Pelayanan Kebidanan. Depkes RI, Jakarta
  • Frances, Fiscbach. 1991. Documentation Care: Communication of Nursing Process and Documentation Standard’s. FA. Davis Company, Philadelphia
  • Juall, C.L. 1991. Nursing Care Plans and Documentation. JB Lippincot Company, Philadelphia
  • Pusdiknakes. 1995.Manajemen Kebidanan, Depkes RI, Jakarta
  • Pusdiknakes. 2001. Konsep Asuhan Kebidanan. Depkes RI, Jakarta

Daftar pustaka mata kuliah PELAYANAN KELUARGA BERENCANA
Buku Utama
  • Hartanto, Hanafi. 1994. KB dan Kontrasepsi. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta
  • NRC – POGI. 1996. Buku Acuan Nasional Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta
Buku Penunjang
  • Affandi, Biran. 1991. Kontrasepsi dan Keluarga Berencana dalam Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka SP, Jakarta
  • BKKBN. 1992. Paket Pelatihan Pendidikan KB. Jakarta
  • BKKBN. 1998. Gerakan Keluarga Berencana Nasional. Jakarta
  • BKKBN. 1999. Kependudukan, KB, dan KIA. Balitbang BKKBN, Bandung
  • IBI. 1992. Pedoman KB IBI. Pusat Ikatan Bidan Indonesia, Jakarta
  • Mochtar. 1992. Sinopsis Obstetri Fisiologi. Cetakan 2. EGC, Jakarta
  • Soelaeman. 1980. Teknik KB. Bagian Obsgyn FK UNPAD, Bandung

Daftar pustaka mata kuliah PRAKTIK KLINIK KEBIDANAN
Buku-buku yang digunakan pada Asuhan Kebidanan I, II, III, dan IV
Buku Utama
  • Shaver, etc. 1993. Clinical Manual of Obstetrics. 2nd Edition. McGraw Hill. International Edition.
  • Syaifudin. 2002. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. YBP SP. Jakarta
  • Seller, P.M., 2000, Midwifery, Vol. 1 dan 2, 1st Edition, Juta & Co.Ltd, Cape Town
Buku Penunjang
  • Balaskas, J., 1997, Easy Exercises for Pregnancy, Harper Collins Publishing Ltd. London
  • Linda, V.W., 2001, Midwifery: Community-Based Care During The Childbearing Year
  • Murray, et.al., 2000, A Guide to Effective Care in Pregnancy and Childbirth
  • Nolan, M., 2002, Education and Support for Parenting: A Guide for Health Professional
  • Prawirohardjo, S., 1997, Ilmu Kebidanan, YBPSP. Jakarta
  • Pusdiknakes-WHO-JHPIEGO, 2001, Konsep Asuhan Kebidanan
  • Saifudin, A.B., 2002, Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. YBP SP, Jakarta
  • Seller, P.M., 2000, Midwifery, Vol. 1 dan 2, 1st Edition, Juta & Co.Ltd, Cape Town
  • Sweet, B.R., 1997, Mayes Midwifery

DAFTAR PUSTAKA SILABUS KEBIDANAN

Daftar pustaka mata kuliah METODOLOGI PENELITIAN
Buku Utama
  • Pratiknya, A.W. 2000. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kesehatan. RajaGrafindo Persada, Jakarta
  • Tjokronegoro, A. 1999. Metodologi Penelitian Bidang Kedokteran. FKUI Jakarta
  • Notoatmodjo, S. 1993, Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta
Buku Penunjang
  • Collin Rees. 1997. An Introduction to Research for Midwives. England
  • Elizabeth R., Cluetlaand Rosalind Bluff. 2000. Principles and Practice of Research in Midwifery. Bailliere Tindall. Harcout Publisher Ltd. London
  • Sukandarrumidi. 2002. Metodologi Penelitian: Petunjuk Praktis Untuk Peneliti Pemula. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

Daftar pustaka mata kuliah MUTU PELAYANAN KEBIDANAN
Buku Utama
  • Azwar, A. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan. Edisi 3. Bina Rupa Aksara, Jakarta
  • Sweet, R. Betty. 2000. Mayes Midwifery A Textbook for Midwives. Bailliere Tindal, London
  • Syaifudin. 2001. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. YBP-SP, Jakarta
Buku Penunjang
  • Depkes RI. 1999. Program Jaminan Mutu. Dirjen Binkesmas Depkes RI, Jakarta
  • Depkes RI. 2001. Standar Pelayanan Kebidanan. Depkes RI, Jakarta
  • Pohan, Imbalo. 2003. Dasar-dasar Pengertian Jaminan Mutu Pelayanan Kesehatan. Kesaint Blanc, Bekasi
  • Standard for The Practice of Midwifery
  • Tjiptono, F. 2000. Manajemen Jasa. Penerbit ANDI, Yogyakarta
  • Tjiptono, F.dan Diana, A. 1998. Total Quality Management. Penerbit ANDI, Yogyakarta
  • Tschohl, John. 2003. Achieving Exellence Through Customer Service. Best Sellers Publishing, Minneapolis USA
  • Wiyono, D.J. 1999. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan: Teori, Konsep, Strategi, dan Aplikasi. Universitas Airlangga, Surabaya

Daftar pustaka mata kuliah KOMUNIKASI DAN KONSELING KEBIDANAN
Buku Utama
  • MNH. 2002. Modul Pelatihan Keterampilan Interpersonal dan Konseling. Jakarta
  • Rakhmat, Jalaludin. 2001. Psikologi Komunikasi. Edisi Revisi. Remaja Rosdakarya, Bandung
  • Uripni, C.L. dkk. 2002. Komunikasi Kebidanan. EGC, Jakarta
Buku Penunjang
  • McCay, M., Davis, M., Fanning, P. 1995. Messages: The Communication Skills Book. Second Edition. New Harbinger Publications, Inc. Oakland
  • Mulyana, Deddy. 2001. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Remaja Rosdakarya, Bandung
  • Pusdiknakes, Komunikasi Terapeutik Kebidanan
  • Surya, Mohamad. 2003. Teori-teori Konseling. Pustaka Bani Quraisy, Bandung
  • Web, Patricia. 1994. Health Promotion dan Patient Education: A Professional Guide. Chapman and Hall

Daftar pustaka mata kuliah PROMOSI KESEHATAN
Buku Utama
  • Dunkle. 2002. Health Promotion in Midwidery Practice. Bailliere Tindall, London
  • NN. 2000. Promosi Kesehatan. Depkes RI, Jakarta
  • Webb, P. 1994, Health Promotion and Patient Education. Chapma & Hall, London UK
Buku Penunjang
  • Millstein, S.G. 1993. Promoting The Health of Adolscent. Oxford University
  • Notoatmodjo, S. 2000, Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Penerbit ANDI, Yogyakarta
  • Petunjuk Praktis Promosi Kesehatan
  • Introduction to Health Education and Health Promotion
Contoh-contoh Daftar Pustaka silabus kebidanan di atas semoga membantu dalam mencari referensi perkuliahan kebidanan

salam dumay (^_^)

CONTOH SILABUS KEBIDANAN

CONTOH SILABUS KEBIDANAN

KETERAMPILAN DASAR PRAKTIK KLINIK
Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk melaksanakan keterampilan dasar praktik kebidanan terhadap ibu, bayi, dan anak balita dengan pokok bahasan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, pencegahan infeksi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan diagnostik, prosedur pemberian obat, perawatan bedah kebidanan, asuhan pada klien yang mengalami kehilangan, menghadapi kematian, dan pasca kematian
Standar Kompetensi :

Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, pendidikan kesehatan yang tanggap terhadap budaya dan pelayanan menyeluruh di masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kehidupan keluarga yang sehat, perencanaan kehamilan, dan kesiapan menjadi orang tua

Indikator Pencapaian Hasil Belajar:
Setelah mengikuti mata kuliah ini, setiap mahasiswa kebidanan harus mampu:
  1. Menguraikan konsep kebutuhan dasar manusia 
  2. Melakukan pencegahan infeksi
  3. Melakukan pemeriksaan fisik
  4. Menyiapkan untuk pemeriksaan diagnostik
  5. Menerapkan prosedur pemberian obat
  6. Melakukan keperawatan bedah kebidanan
  7. Melakukan asuhan pada klien dengan kehilangan, menghadapi kematian, dan pasca kematian
berikut contoh silabus kebidanan asuhan kebidanan kehamilan :
ASUHAN KEBIDANAN I (KEHAMILAN)
Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil normal dengan bantuan didasari konsep-konsep, sikap dan keterampilan serta hasil evidence-based dalam praktik antenatal yang menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan pokok-pokok bahasan konsep terjadinya kehamilan, adaptasi fisiologi dan psikologi ibu hamil, faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil, kebutuhan ibu hamil, asuhan ibu hamil pada kunjungan awal dan kunjungan ulang, deteksi terhadap komplikasi ibu dan janin serta pendokumentasiannya.

Standar Kompetensi:
Bidan memberikan asuhan antenatal yang bermutu tinggi untuk mengoptimalkan kesehatan ibu selama kehamilan yang meliputi deteksi dini, pengobatan, atau rujukan.

Indikator Pencapaian Hasil Belajar:
Setelah mengikuti mata kuliah ini, setiap mahasiswa kebidanan harus mampu:
  1. Menjelaskan konsep dasar asuhan kehamilan
  2. Menjelaskan proses adaptasi fisiologis dan psikologis dalam kehamilan
  3. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan
  4. Mengidentifikasi kebutuhan dasar ibu hamil sesuai dengan tahap perkembangannya
  5. Melaksanakan asuhan kehamilan pada kunjungan awal dan kunjungan ulang
  6. Melaksanakan deteksi dini terhadap komplikasi ibu dan janin
  7. Melakukan pendokumentasian asuhan kehamilan
berikut contoh silabus kebidanan asuhan kebidanan persalinan :
ASUHAN KEBIDANAN II (PERSALINAN)
Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk dapat melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu dalam persalinan dengan pendekatan manajemen kebidanan yang didasari konsep-konsep, sikap, dan keterampilan serta hasil evidence-based dengan pokok bahasan konsep dasar persalinan, beberapa faktor yang mempengaruhi persalinan, proses adaptasi psikologis dalam persalinan, kebutuhan dasar pada ibu dalam persalinan, asuhan pada setiap kala dalam persalinan, deteksi dini komplikasi persalinan dan cara penanggulangannya, asuhan kebidanan pada bayi segera setelah lahir, cara pendokumentasian asuhan masa persalinan

Standar Kompetensi:
Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, tanggap terhadap kebudayaan setempat selama persalinan, memimpin suatu persalinan yang bersih dan aman, menangani situasi kegawatdaruratan tertentu untuk mengoptimalkan kesehatan wanita dan bayi baru lahir
Indikator Pencapaian Hasil Belajar:
Setelah mengikuti mata kuliah ini, setiap mahasiswa kebidanan harus mampu:
  1. Memahami konsep dasar persalinan
  2. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan
  3. Menjelaskan proses adaptasi fisiologis dan psikologis selama persalinan
  4. Mengidentifikasi kebutuhan dasar ibu dalam proses persalinan
  5. Melaksanakan asuhan pada ibu bersalin pada setiap kala persalinan
  6. Mendeteksi dini komplikasi persalinan dan cara penanggulangannya
  7. Melaksanakan asuhan pada bayi segera setelah lahir
  8. Mendokumentasikan hasil asuhan persalinan


berikut contoh silabus kebidanan asuhan kebidanan pada ibu nifas :
ASUHAN KEBIDANAN III (NIFAS)
Mata kuliah ini memmberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas dengan pendekatan manajemen kebidanan yang didasari konsep, sikap, dan keterampilan dengan pokok bahasan konsep dasar masa nifas, respon orang tua terhadap bayi baru lahir, proses adaptasi fisiologi dan psikologis masa nifas, kebutuhan dasar ibu pada masa nifas, asuhan kebidanan pada masa nifas, melaksanakan kunjungan rumah pada ibu masa nifas, deteksi dini komplikasi masa nifas, dan pendokumentasiannya.

Standar Kompetensi:
Bidan memberikan asuhan pada ibu nifas dan menyusui yang bermutu tinggi dan tanggap terhadap budaya setempat
Indikator Pencapaian Hasil Belajar:
Setelah mengikuti mata kuliah ini, setiap mahasiswa kebidanan harus mampu:
  1. Menjelaskan konsep dasar masa nifas
  2. Menjelaskan proses laktasi dan menyusui
  3. Menjelaskan respon orang tua terhadap bayi baru lahir
  4. Menjelaskan perubahan fisiologis masa nifas
  5. Menjelaskan proses adaptasi psikologis ibu dalam masa nifas
  6. Mengidentifikasi kebutuhan dasar ibu pada masa nifas
  7. Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu masa nifas normal
  8. Melaksanakan program tindak lanjut asuhan masa nifas
  9. Menjelaskan cara deteksi dini komplikasi pada masa nifas dan penanganannya
  10. Melaksanakan pendokumentasian asuhan masa nifas

berikut contoh silabus kebidanan asuhan neonatus, bayi dan anak balita :
ASUHAN NEONATUS, BAYI, DAN ANAK BALITA
Mata kuliah ini memmberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan asuhan kebidanan pada neonatus (24 jam pasca lahir sampai dengan 28 hari), bayi, dan anak balita yang didasari konsep, sikap, dan keterampilan dengan pokok bahasan lingkup asuhan, penatalaksanaannya, pemantauan tumbuh kembang, imunisasi, peran dan tanggung jawab orang tua, sistem rujukan serta pendokumentasian hasil asuhan.

Standar Kompetensi:
Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi dan komprehensif pada bayi baru lahir sehat sampai dengan usia 1 bulan, bayi, dan balita sehat.
Indikator Pencapaian Hasil Belajar:
Setelah mengikuti mata kuliah ini, setiap mahasiswa kebidanan harus mampu:
  1. Menjelaskan lingkup asuhan neonatus, bayi, dan anak balita
  2. Menjelaskan konsep asuhan bayi dan anak balita
  3. Mempraktikkan pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak balita
  4. Mempraktikkan stimulasi sesuai dengan tahap tumbuh kembang bayi dan anak balita
  5. Mempraktikkan asuhan pada neonatus, bayi, dan anak balita normal dan abnormal
  6. Mempraktikkan penyuluhan kepada orang tua tentang asuhan neonatus, bayi, dan anak balita
  7. Melaksanakan sistem rujukan
  8. Mempraktikkan pendokumentasian asuhan

CONTOH SILABUS KEBIDANAN

berikut contoh silabus kebidanan asuhan kebidanan patologi :
ASUHAN KEBIDANAN IV (KEBIDANAN PATOLOGI)
Mata kuliah ini memmberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu dengan kelainan atau komplikasi dengan pendekatan manajemen kebidanan dengan pokok bahasan patologi obstetrik, penyakit-penyakit penyerta kehamilan, persalinan dan nifas, gangguan sistem reproduksi, deteksi dini kelainan pada ibu hamil, bersalin dan nifas, prinsip-prinsip asuhan dan penanganannya, sistem rujukan, dan pendokumentasiannya.

Standar Kompetensi:
  • Bidan memberikan asuhan antenatal yang bermutu tinggi untuk mengoptimalkan kesehatan ibu selama kehamilan yang meliputi deteksi dini, pengobatan, atau rujukan.
  • Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, tanggap terhadap kebudayaan setempat selama persalinan, memimpin suatu persalinan yang bersih dan aman, menangani situasi kegawatdaruratan tertentu untuk mengoptimalkan kesehatan wanita dan bayi baru lahir
  • Bidan memberikan asuhan pada ibu nifas dan menyusui yang bermutu tinggi dan tanggap terhadap budaya setempat
  • Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi dan komprehensif pada bayi baru lahir sehat sampai dengan usia 1 bulan, bayi, dan balita sehat.
Indikator Pencapaian Hasil Belajar:
Setelah mengikuti mata kuliah ini, setiap mahasiswa kebidanan harus mampu:
  1. Menjelaskan prinsip deteksi dini ibu dengan kelainan, komplikasi, dan penyulit yang lazim terjadi dalam kehamilan, persalinan, dan nifas.
  2. Menjelaskan penyakit penyerta pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan, dan nifas
  3. Melaksanakan deteksi dini kelainan, komplikasi dan penyulit kehamilan, persalinan, dan nifas
  4. Melaksanakan asuhan pada ibu dengan kelainan, komplikasi, dan penyulit dalam kehamilan, persalinan, nifas, dan gangguan sistem reproduksi
  5. Melaksanakan pendokumentasian asuhan sesuai dengan format yang tersedia di institusi pelayanan
  6. Melaksanakan rujukan berdasarkan standar praktik kebidanan dan protap tindakan kebidanan

sedikit contoh silabus kebidanan dari materi http://kuliahku-kampusku.blogspot.com/

salam dumay (^_^)

Ilmu Bidan

Ilmu Bidan

Ilmu bidan merupakan suatu ilmu yang harus dimiliki oleh seorang bidan atau yang biasa di sebut sebagai kebidanan. Bidan merupakan seseorang yang memiliki kemampuan membantu di dalam persalinan. Ilmu bidan pada jaman dulu di Indonesia dimiliki oleh dukun anak yang ilmunya di turunkan secara turun temurun dan akhirnya hingga kini, mengikuti perkembangan jaman akhirnya ilmu bidan mengalami perkembangan dan ada sekolahnya. Sedangkan ilmu dukun anak terkadang masih di jumpai hingga saat ini hanya saja sudah berbeda.

Seorang bidan diakui sebagai tenaga professional yang harus bertanggung-jawab dan akuntabel serta bekerja sebagai mitra dalam memberikan dukungan, asuhan, nasehat dan nasehat selama masa hamil, masa persalinan dan masa nifas, seorang bidan juga memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir dan bayinya.

Kegiatan bidan mencakup semua upaya pencegahan, mulai dari mendeteksi persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak dan memberikan akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai dari pihak lain, serta melaksanakan tindakan apabila terjadi kejadian gawat darurat.

Ilmu bidan atau Kebidanan merupakan salah satu bidang ilmu yang mempelajari keilmuan dan seni yang mempersiapkan kehamilan, menolong persalinan, nifas dan menyusui, masa interval dan pengaturan kesuburan, klimakterium dan menopause, bayi baru lahir dan balita, fungsi–fungsi reproduksi manusia serta memberikan bantuan dan dukungan pada perempuan, keluarga dan yang berhubungan.

ILMU BIDAN

Definisi bidan menurut International Confederation Of Midwives (ICM) yang dianut dan diadopsi oleh seluruh organisasi bidan di seluruh dunia, dan diakui oleh WHO dan Federation of International Gynecologist Obstetrition (FIGO). Definisi tersebut secara berkala di review dalam pertemuan Internasional / Kongres ICM. Definisi terakhir disusun melalui konggres ICM ke 27, pada bulan Juli tahun 2005 di Brisbane Australia ditetapkan sebagai berikut: Bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk didaftar (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan

Praktik bidan sendiri meliputi semua hal yang berkaitan dengan proses persalinan ibu dan anak serta hal-hal yang mempengaruhinya hingga kesehatan ibu dan anak.

Ilmu bidan biasa dikaitkan dengan cabang ilmu kedokteran yang disebut obstetric. Obstetri merupakan cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan persalinan, hal-hal yang mendahuluinya dan gejala-gejala sisanya (Oxford English Dictionary, 1933). Obstetri terutama membahas tentang fenomena dan penatalaksanaan kehamilan, persalinan puerperium baik pada keadaan normal maupun abnormal. Nama lain obstetri adalah midwifery.

Tujuan obstetri yaitu agar supaya setiap kehamilan yang diharapkan dan berpuncak pada ibu dan bayi yang sehat. Juga berusaha keras mengecilkan jumlah kematian wanita dan bayi sebagai akibat proses reproduksi atau jumlah kecacatan fisik, intelektual dan emosional yang diakibatkannya.

Didalam mempelajari Ilmu bidan, seorang mahasiswa akan mempelajari pelayanan kebidanan, praktek kebidanan, manajemen asuhan kebidanan, kegiatan asihan kebidanan.

Pelayanan kebidanan adalah bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan yang diberikan oleh bidan yang telah terdaftar (teregister di pemerintah) yang dapat dilakukan secara mandiri, kerjasama ataupun rujukan atau permintaan bantuan.

Praktik Kebidanan merupakan implementasi dari ilmu kebidanan oleh bidan yang bersifat mandiri dan otonom kepada perempuan, keluarga dan komunitasnya, didasari etika dan kode etik bidan

Manajemen Asuhan Kebidanan merupakan pendekatan dan kerangka berpikir yang digunakan oleh bidan dalam menerapkan metode pemecahan masalah secara sistematis mulai dari pengumpulan data, analisis data, diagnosa kebidanan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Asuhan kebidanan adalah proses pengambilan keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh bidan sesuai dengan wewenang dan ruang lingkup praktiknya berdasarkan ilmu dan kiat kebidanan.

Ilmu bidan sangat-sangat diperlukan karena menyangkut kehidupan manusia dan sangat penting. Salah satu bukti bahwa ilmu bidan sangat penting terutama bagi ibu dan anak adalah masih adanya kematian ibu dan anak yang diakibatkan proses persalinan. Berikut video ilmu bidan yang dimiliki oleh polwan yang dapat menjadi contoh bagi kita semua


Demikian sekilas mengenai ilmu bidan atau yang biasa disebut kebidanan.
Semoga membantu, salam dumay (^_^)

Silabus Kebidanan

SILABUS KEBIDANAN

Standar Kompetensi:
Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, pendidikan kesehatan yang tanggap terhadap budaya dan pelayanan menyeluruh di masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kehidupan keluarga yang sehat, perencanaan kehamilan, dan kesiapan menjadi orang tua

Silabus Jurusan Kebidanan Terdiri dari beberapa mata kuliah diantaranya :
Mata Kuliah Agama
Mata kuliah ini biasanya memiliki beban studi 2 SKS yang terdiri dari teori dan praktek yang masing-masing bernilai 50 persen dari keseluruhan beban studi. Penempatan mata kuliah ini pada semester satu dengan tujuan agar mahasiswa dapat mendapatkan prinsip-prinsip kebidanan dari sisi keagamaan. Mata kuliah ini berisi Prinsip agama dan kepercayaan masyarakat Indonesia serta falsafah agama, fungsi agama. Mata kuliah ini juga mempelajari  ajaran-ajaran agama yang berhubungan dengan kesehatan, Bimbingan dan doa bagi ibu hamil atau melahirkan. Serta mempelajari juga mengenai Pandangan agama terhadap keadaan tindakan medis kebidanan.

Secara singkat silabus kebidanan mata kuliah agama dapat saya urutkan seperti berikut :
  • Pertemuan 1  berisi materi Prinsip agama dan kepercayaan masyarakat Indonesia, biasanya dilakukan diskusi bersama
  • Pertemuan 2  meneruskan diskusi pada pertemuan sebelumnya dan mengambil kesimpulan.
  • Pertemuan 3 diskusi mengenai ajaran agama yang berhubungan dengan kesehatan baik itu kegiatan ibadah, dan lain sebagainya.
  • Pertemuan 4 diskusi mengenai akhlak-akhlak yang diajarkan oleh agama sehingga berhubungan dengan kesehatan masyarakat itu sendiri
  • Pertemuan 5 membahas mengenai keluarga sejahterah (sakinah) , Pra nikah, Pernikahan, Hak kewajiban suami, istri dan anak, Pembinaan keluarga sejahtera dalam aspek agama, pendidikan, sosial dan ekonomi
  • Pertemuan 6  membahas mengenai Bimbingan dan doa bagi ibu Hamil dan Melahirkan
  • Pertemuan 7 mendiskusikan tentang acara Bayi baru lahir atau aqikah, Sakratul maut
  • Pertemuan 8 evaluasi materi yang sudah di dapat pada semester sebelumnya
  • Pertemuan 9 penjelasan mengenai tuntunan agama terhadap ibu nifas, permasalahan seputar nifas, haid
  • Pertemuan 10 makanan dan minuman bagi bayi termasuk air susu ibu di pandang dalam keagamaan
  • Pertemuan 11 membahas mengenai permasalahan medis dari sisi keagamaan seperti aborsi, transplantasi
  • Pertemuan 12 membahas mengenai Inseminasi dan bayi tabung dari sisi agama
  • Pertemuan 13 penjelasan mengenai Bedah plastik, Keluarga Berencana
  • Pertemuan 14 permasalahan medis mengenai penyakit bayi karena tertular ibunya seperti AIDS dan lain sebagainya
  • Pertemuan 15 evaluasi sistem pengajaran
Mata Kuliah Dokumentasi Kebidanan
Silabus kebidanan mata kuliah berikutnya adalah Dokumentasi Kebidanan
Mata Kuliah Dokumentasi kebidanan memiliki beban studi 2 sks berikut teori dan prakteknya. Mata kuliah ini dipelajari pada saat semester dua. Dengan mempelajari dokumnetasi kebidanan diharapkan mahasiswa mampu memahami tujuan, fungsi dan kegunaan dari suatu dokumentasi kebidanan, mengetahui jenis-jenis dan cara-cara serta metode pendokumentasian, mahasiswa mampu memanfaatkan hasil dari pendokumentasian baik untuk evaluasi maupun analisa dari tujuan awal suatu pendokumentasian kebidanan.
Mata Kuliah Keahlian Berkarya
Silabus Kebidanan Mata Kuliah Keahlian Berkarya
Mata Kuliah Keahlian Berkarya memiliki beban studi 3 sks, terdiri dari evaluasi dari nilai ujian kognitif yang berupa hasil UTS dan UAS, nilai praktikum serta observasi sikap dalam menjalani perkuliahan. Dengan adanya Mata kuliah ini diharapkan memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk melaksanakan keterampilan dasar praktik kebidanan terhadap ibu, bayi, dan anak balita dengan pokok bahasan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, pencegahan infeksi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan diagnostik, prosedur pemberian obat, perawatan bedah kebidanan, asuhan pada klien yang mengalami kehilangan, menghadapi kematian, dan pasca kematian.

Mata Kuliah Komunikasi dan Konseling dalam Praktek Kebidanan
Silabus Kebidanan Mata Kuliah Komunikasi dan Konseling dalam Praktek Kebidanan
Mata Kuliah Komunikasi dan Konseling dalam Praktek Kebidanan memiliki beban studi 2 sks yang terdiri dari teori dan praktik. Mata Kuliah ini membahas mengenai dasar-dasar komunikasi, tujuan komuikasi, komponen, proses dan faktor komunikasi serta bentuk-bentuk komunikasi. Pada mata kuliah ini juga belajar mempraktekkan komunikasi dan bimbingan konseling yang efektif dalam praktek kebidanan.

Secara singkat silabus kebidanan mata kuliah Komunikasi dan Konseling dalam praktek kebidanan dapat dikonsep seperti berikut :
  • Pertemuan 1 , membahas mengenai pengertian, unsur,  proses, komponen dan faktor yang mempengaruhi komunikasi serta bentuk-bentuk dari komunikasi.
  • Pertemuan 2, proses komunikasi yang efektif dan bagaimana supaya suatu komunikasi dapat efektif
  • Pertemuan 3, hubungan antar manusia dan teknik-tekniknya dalam menjalin suatu hubungan antar pribadi, konsep-konsep suatu hubungan
  • Pertemuan 4, komunikasi dalam pelaksanaan konselng, faktor-faktor penghambatnya dan cara mengatasinya
  • Pertemuan 5, pembahasan mengenai materi yang sudah ada serta latihan soal
  • Pertemuan 6, evaluasi tengah semester
  • Pertemuan 7, praktek konseling di dalam melakukan observasi, ketrampilan membina hubungan, serta ketrampilan dalam memberikan konseling kepada pasien atau klien
  • Pertemuan 8, jenis-jenis dan macam-macam pasien atau klien.
  • Pertemuan 9, pemberian bimbingan dalam pengambilan keputusan, pemberian informasi penting kepada klien, kesulitan-kesuliatan yang sering trjadi saat konseling dan cara mengatasinya.
  • Pertemuan 10, proses dan praktek konseling di dalam asuhan kebidanan, materi tentang perbedaan konseling dan pemberian nasehat.
  • Pertemuan 11, kegiatan dan diskusi tentang materi yang sudah di pelajari secara bersama-sama
  • Pertemuan 12, latihan soal dan evaluasi penguasaan materi
  • Pertemuan 13, ujian akhir semester

Mata Kuliah Konsep Kebidanan
Silabus Kebidanan Mata Kuliah Konsep Kebidanan
Mata Kuliah Konsep kebidanan memiliki beban studi 4 sks dan lebih banyak di bandingkan dengan mata kuliah yang lainnya. Dengan mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep-konsep kebidanan mulai dari pengertian seputar istilah-istilah kebidanan, kewajiban seorang bidan, konsep-konsep dasar menjadi seorang bidan, etika kebidanan, tugas dan kewajiban bidan, teori-teori seputar kebidanan serta pemasaran kebidanan di lingkungan masyarakat.

Secara singkat bisa di buat konsep mengenai silabus kebidanan untuk bahan pengajaran di tiap pertemuan seperti berikut ini :
  • Pertemuan 1, berisi tentang Menjelaskan pengertian fisiologi dan definisi bidan
  • Pertemuan 2, Menjelaskan perkembangan profesi, pelayanan dan pendidikan bidan secara nasional dan internasional
  • Pertemuan 3,  Menjelaskan tentang paradigma asuhan kebidanan
  • Pertemuan 4, menjelaskan bagaimana cara sekaligus mengidentifikasi kebidanan sebagai profesi
  • Pertemuan 5, Menjelaskan peran dan fungsi bidan
  • Pertemuan 6, Menjelaskan teori dan model konseptual asuahan kebidanan
  • Pertemuan 7, menjelaskan beberapa Model konseptual dalam asuhan kebidanan
  • Pertemuan 8, Ujian Tengah Semester
  • Pertemuan 9, penggunaan konsep kebidanan sebagai dasar dalam praktik kebidanan
  • Pertemuan 10, Ruang lingkup dan sasaran serta lahan praktik pelayanan kebidanan
  • Pertemuan 11, Pengorganisasian praktek asuhan kebidanan seperti pelayanan mandiri, kolaborasi ataupun rujukan ke puskesmas atau rumah sakit.
  • Pertemuan 12, Menjelaskan sistem penghargaan terhadap bidan serta sangsi-sangsi kepada seorang bidan.
  • Pertemuan 13, Menjelaskan prinsip pengembangan karier bidan baik melalui pendidikan maupun job karir.
  • Pertemuan 14,  proses perubahan dalam suatu asuhan kebidanan,pengertiannya,  ciri-cirinya dan macam-macam perubahannya.
  • Pertemuan 15, komersialisasi jasa asuhan kebidanan
  • Pertemuan 16, Ujian Akhir Semester.

SILABUS KEBIDANAN

Beberapa silabus kebidanan dari mata kuliah yang tidak sempat saya jelaskan di sini adalah mata kuliah mutu pelayanan kebidanan yang dapat di download di link berikut ini (silabus kebidanan mata kuliah mutu pelayanan kebidanan) dan mata kuliah asuhan kebidanan yang terbagi mejadi 7 mata kuliah mulai dari asuhan kebidanan 1 hingga ke 7, dapat di lihat di download di sini
Silabus Kebidanan mata kuliah Asuhan kebidanan 1
Silabus Kebidanan mata kuliah Asuhan kebidanan 2
Silabus Kebidanan Asuhan kebidanan 5 kedua
Silabus Kebidanan Asuhan kebidanan 6

Semoga sedikit ulasan saya mengenai Silabus Kebidanan dari masing-masing mata kuliah dapat membantu sobat yang mencari informasi seputar silabus kebidanan
Salam dumay (^_^)

Sumber : saduran dari beberapa silabus kebidanan di beberapa universitas di Indonesia

Mata Kuliah Kebidanan

Mata Kuliah Kebidanan

Mata kuliah kebidanan diberikan kepada mahasiswa kebidanan dengan tujuan agar mahasiswa mendapat ketrampilan dalam memberikan layanan, kemampuan dan keahlian dalam asuhan kebidanan dan manajemen kebidanan.  Dengan demikian, mahasiswa yang sudah lulus diharapkan mampu melaksanakan perawatan kebidanan pada masing-masing individu, keluarga dan masyarakat serta mampu mengelola pelayanan kesehatan ibu dan anak maupun masyarakat, dan juga mampu memecahkan permasalahan kesehatan secara umum maupun secara khusus dalam rangka meningkatkan manajemen pelayanan dan upaya kesehatan kepada masyarakat.

Mata Kuliah kebidanan yang pokok ada beberapa yang harus di tempuh, berikut daftar mata kuliah dan deskripsinya yang wajib dan harus di tempuh oleh mahasiswa kebidanan sebagai syarat kelulusannya :
Mata Kuliah Agama
Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk memahami tentang prinsip-prinsip agama yang diakui di Indonesia, agama dalam hubungannya dengan kesehatan terutama dalam pelayanan kebidanan. Adapun pokok bahasannya diantaranya prinsip dan kaidah agama yang diakui di Indonesia, ajaran agama yang berhubungan dengan praktek kebidanan, hubungan agama dengan nilai moral dan etika dalam praktek kebidanan.

Mata Kuliah Anatomi
Mata kuliah ini diberikan agar mahasiswa dapat memahami dasar ilmu anatomi , pembagian anatomi tubuh, istilah yang lazim dipakai pada deskripsi anatomi, aksis dan bidang penting, posisi anatomi, arah pergerakan otot, struktur sel dan jaringan. menunjukkan sistem musku skeletal, skeletal yang terdiri dari struktur jaringan tulang, klasifikasi tulang, tulang tengkorak, rangka dada, tulang belakang panggul, ekstremitas atas dan bawah, sendi, otot, Fasia atau Hubungan system musculoskeletal dengan reproduksi wanita, Menunjukkan sistem kardiovaskuler, struktur sistem kardiovaskuler (anatomi jantung dan pembuluh darah), sirkulasi orang dewasa, sistem pernafasan, sistem sayaraf tubuh, sistem kulit atau integument, sistem pencernaan, sistem kandung kemih, sistem reproduksi pada manusia, sistem panca indra, anatomi pada sistem kelenjar endokrin serta hormon-hormon yang berkaitan dengan reproduksi wanita.

Mata Kuliah Bahasa Inggris

Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar dapat mengikuti perkembangan ilmu teknologi dan kemampuan bersaing dalam menghadapi era globalisasi dan pasar bebas.

Mata Kuliah Biokimia

Mata kuliah ini membahas tentang aspek kimia dalam tubuh manusia, aspek kimia yang berhubungan dengan tubuh manusia dengan topik bahasan biomolekul, metoda biokimia , struktur dan fungsi protein dan enzim, bioenergika, metabolisme karbohidrat, lipid dan protein, struktur fungsi dan replikasi makromolokul informasi, biokimia komunikasi ekstra dan intra seluler.

Mata Kuliah Etika Umum
Mata kuliah ini membahas tentang prinsip etika moral dan isu legal kebidanan untuk membentuk prilaku profesional dalam berkarya di pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kebidanan baik kepada individu, keluarga dan masyarakat. Kegiatan belajar dilakukan melalui kuliah, diskusi penugasan dan seminar, simulasi dan demonstrasi

Mata Kuliah Fisiologi
Memahami Fisiologi sel dan jaringan, menjelaskan peristiwa refleksi gerak dan postur tubuh, Menjelaskan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh, Menjelaskan perkembangan sel-sel darah dan sistem limpatik, Mendiskripsikan fungsi sistem kardiovaskuler, Mendiskripsikan proses oksigensasi, Mendiskripsikan fungsi neuro endokrin dan hipotalamus, Mendiskripsikan fungsi organ reproduksi manusia, Mendiskripsikan fungsi organ reproduksi wanita, Mendeskripsikan proses metabolisme, mempelajari Pembentukan panas dalam tubuh dan factor yang mempengaruhi, Fisiologi organ aksesoris sistem pencernaan, Mendefinisikan fisiologi ginjal, Mendiskripsikan fisiologi ureter vesica urinaria dan uretra proses berkemih, Mendeskripsikan fungsi panca indera.

Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar
Menjelaskan konsep ilmu sosial dan budaya dasar, kelompok sosial, interaksi sosial, Mengidentifikasi perkembangan nilai-nilai budaya terhadap induvidu keluarga dan masyarakat, pengertian kebudayaan, Sistem budaya dan sistem sosial, perkembangan nilai budaya, Fsktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan-perkembangan nilai-nilai budaya, Menghubungkan nilai budaya individu dengan kesehatan masyarakat, pengertian dan penjelasan mengenai masyarakat pedesaan dan perkotaan dan sebagai nya.

Mata Kuliah Konsep Kebidanan
Mata kuliah ini membahas tentang konsep kebidanan yang meliputi : filosofi dan konseptual kebidanan, paradigma asuhan kebidanan, perkembangan profesi bidan, pelayanan kebidanan dan pendidikan Bidan secara nasional dan internasional, pengembangan karir dan sistem penghargaan bagi bidan.

Mata Kuliah asuhan kebidanan
Membahas tentang penerapan asuhan kebidanan pada wanita pra perkawinan, kehamilan, persalinan, nipas dan bayi baru lahir, komplikasi, resiko tinggi dan patologi dengan pendekatan manajemen kebidanan.
Membahas tentang pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak balita, kelainan-kelainan penyakit yang lazim timbul dan cara penanganan, pertolongan pertama pada keadaan kelukaan dan kecelakaan. Mata kuliah ini membahas tentang asuhan kebidanan pada calon akseptor, akseptor bermasalah dan tidak bermasalah serta cara penanggulangannya; KIE dan pelayanan kontrasepsi. Mata kuliah ini membahas tentang penyakit alat kandungan, gangguan sistem reproduksi dan asuhan kebidanan pada wanita yang meliputi penyakit alat kandungan, infeksi alat kandungan, tumor alat kandungan, gangguan sistem reproduksi, gangguan menstruasi

Mata Kuliah Dokumentasi Kebidanan
Mata kuliah ini membahas tentang cara-cara pencatatan dan pelaporan pelayanan kebidanan, jenis-jenis pencatatan pelaporan, sistem pelaporan dan sistem informasi komputer.

Mata Kuliah Mikrobiologi
Mata kuliah ini membahas tentang mikroorganisme dan parasit yang mempengaruhi kesehatan ibu dan cara pemeriksaan laboratorium.

Mata Kuliah Psikologi
Mata kuliah ini membahas tentang teori dan konsep psikologi, terhadap perkembangan, proses adaptasi psikologis sepanjang daur kehidupan, selama proses kehamilan, persalinan, nifas dan menyusui serta bagaimana cara mengelola perubahan tersebut. Mata kuliah ini diberikan dalam bentuk ceramah, penugasan, diskusi, bermain pesan, simulasi dan observasi lapangan.

MATA KULIAH KEBIDANAN

Mata Kuliah kebidanan yang lain yang belum saya jelaskan diantaranya :

  • Mata Kuliah Gizi dalam Kespro
  • Mata Kuliah KIPK
  • Mata Kuliah Fisika
  • Mata Kuliah Obstetri Fisiologi
  • Mata Kuliah Pancasila dan Kewiraan
  • Mata Kuliah ASKEB Neonatus
  • Mata Kuliah Etika Profesi dan Hukum
  • Mata Kuliah Farmakologi
  • Mata Kuliah Ilmu Kesehatan Anak
  • Mata Kuliah Kesehatan Reproduksi
  • Mata Kuliah ASKEB 4
  • Mata Kuliah Epidimiologi
  • Mata Kuliah Gynekologi
  • Mata Kuliah Kesehatan Masyarakat
  • Mata Kuliah Kebidanan Komunitas (ASKEB 5)
  • Mata Kuliah Pelayanan KB
  • Mata Kuliah Promosi Kesehatan (PromKes)
  • Mata Kuliah Patologi Kebidanan (ASKEB 4)
  • Mata Kuliah Biostatistik
  • Mata Kuliah Ilmu Penyakit Umum
  • Mata Kuliah Metodologi Penelitian
  • Mata Kuliah Mutu Pelayanan Kebidanan

Untuk yang mau melihat contoh mata kuliah kebidanan dari beberapa universitas yang sempat saya download seperti berikut ini mata kuliah kebidanan dan klik di sini 

Semoga sedikit tulisan ini bisa memberi pencerahan untuk teman-teman semua, salam dumay (^_^

Materi Kuliah Bidan

 Materi Kuliah Bidan

Materi Kuliah bidan yang dasar dan awal yang perlu di pelajari adalah dapat mengerti dan mampu menjelaskan kebutuhan dasar ibu hamil sesuai tahap perkembangannya dengan baik dan benar. Tahap perkembangan ibu hamil di mulai oleh beberapa proses. Yang harus di pahami di dalam materi kuliah bidan oleh seorang mahasiswa adalah pertama proses ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil dan cara mengatasinya, kedua melakukan jadwal kunjungan kepada calon ibu sehingga dapat memonitoring pertumbuhan janin dan perkembangan kehamilan ibu, dalam penetapan kunjungan diusahakan untuk dapat mengetahui dan mengestimasi tanggal kelahiran bayi, dan ketiga adalah pekerjaan yang dilakukan oleh ibu hamil yang juga harus diperhatikan karena pekerjaan yang dilakukan mempengaruhi pertumbuhan janin serta dapat mengakibatkan bayi premature apabila tidak dilakukan monitoring yang benar, dan yang terakhir yang dipelajari dalam materi kuliah bidan adalah tanda bahaya di dalam masa kehamilan.

Beberapa proses ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil diantaranya :
  • Sering buang air kecil
  • Striae gravidarum
  • Hemoroid
  • Kelelahan / Fatigue
  • Keputihan
  • Keringat bertambah
  • Sembelit
  • Kram pada kaki
  • Mengidam (pica)
  • Napas sesak
  • Nyeri ligamentum rotundum
  • Berdebar- debar (palpitasi jantung)
  • Panas perut (heartburn)
  • Perut kembung
  • Pusing / sinkop
  • Mual dan muntah
  • Sakit punggung atas dan bawah
  • Varises pada kaki

MATERI KULIAH BIDAN

Sebenarnya ada 4 hal yang di pelajari di dalam materi kuliah bidan seperti yang sudah saya sebutkan di atas, tetapi secara edukatif dapat disebut dengan istilah fisiologis kehamilan, fisiologis nifas, fisiologis persalinan, dan yang terakhir fisiologis fetus.

Materi kuliah bidan tentang fisiologis kehamilan berisi tentang diagnosis kehamilan, diantaranya :
  1. memastikan adanya kehamilan atau yang biasa disebut dengan certain signs
  2. penanganan perubahan fisiologis yang disebabkan oleh perubahan sekresi  hormon pada masa kehamilan terutama hormon progesteron, estrogen, human chorionic gonatrodoprin(hCG), human placental Lactogen (hPL), relaksin, hormon adrenal dan hipofisis, hormon tiroksin
  3. berikutnya yaitu tentang perubahan anatomi dan fisiologis sistem reproduksi meliputi uterus, decidua, miometrium, serviks, vagina, ovarium, mammae atau payudara
  4. peningkatan berat badan selama kehamilan pada masing-masing system reproduksi mengalami pertumbuhan sehingga mengakibatkan peningkatan berat badan yang masing-masing memiliki tingkat massa kenormalan.
  5. adaptasi sistem kardiovaskuler pada kehamilan mulai dari volume darah, curah jantung, hingga tekanan darah yang terjadi.
  6. adaptasi fisiologis sistem hematologis pada kehamilan
  7. adaptasi sistem respirasi pada kehamilan
  8. adaptasi sistem eksresi pada kehamilan
  9. adaptasi fisiologis pada sistem pencernaan pada kehamilan
  10. adaptasi fisiologis sistem integumentum pada kehamilan
  11. penentuan usia kehamilan hingga estimasi tanggal kelahiran.

Materi Kuliah Bidan tentang fisiologi kehamilan meliputi diantaranya :
  1. pengertian persalinan
  2. sebab-sebab mulainya persalinan
  3. tahapan persalinan yang meliputi kala pembukaan, kala pengeluaran janin, kala pengeluaran plasenta dan yang terakhir adalah kala pengawasan biasanya 2 jam setelah kala pengeluaran plasenta.
  4. faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan
  5. penurunan kepala janin menurut sistem perlimaan
  6. karakteristik persalinan sesungguhnya dan persalinan semu
  7. penapihan saat persalinan
  8. konsep molage pada persalinan (penyusupan tulang kepala janin)
  9. mekanisme persalinan normal .

Materi Kuliah Bidan tentang fisiologis nifas meliputi :
  1. pengertian nifas
  2. involusi dan subinvolusi uterus
  3. tahapan perubahan lokia masa nifas
  4. perubahan fisiologis pada ibu nifas
  5. perubahan psikologis pada masa nifas

Materi kuliah bidan selanjutnya adalah adaptasi fisiologis fetus, masa yang paling dinamis dari seluruh siklus kehidupan adalah beberapa jam pertama setelah kelahiran karena bayi berpindah dari ketergantungan total ke kemandirian fisiologis. Proses perubahan yang rumit ini biasa di bagi  dengan beberapa periode yang terdiri dari
  1. masa transisi perubahan pernafasan
  2. perubahan sirkulasi
  3. termoregulasi dan adaptasi fisiologi sistem metabolisme
  4. perubahan pada sistem hematologi
  5. perubahan pada sistem gastrointestinal
  6. perubahan pada sistem imun
  7. perubahan pada sistem ginjal
  8. ikterus neonatorum fisiologis .

Suatu kehamilan adalah anugerah dari Illahi oleh sebab itu tidak seharusnya di sia-siakan dan justru seharusnya diselamatkan, di rawat, di monitoring supaya perkembangan dari kehamilan itu dapat berkembang dengan baik sesuai dengan yang di harapkan. Suatu kehamilan merupakan proses regenerasi seseorang ke generasi yang baru yang akan meneruskan kehidupan. Di sinilah peran serta seorang bidan untuk dapat membantu dalam memelihara proses regenerasi mulai dari member penyuluhan, memonitoring, dan membantu proses kelahiran janin serta membantu dalam memelihara dan merawat bayi dengan baik sehingga pertumbuhan bayi dapat menjadi optimal.

Untuk menjadi seorang bidan yang baik maka di dalam proses pendidikan memerlukan suatu pendidikan yang komplek yang semuanya berisi tentang materi kuliah bidan yang baik, biasanya di rangkum dalam suatu modul dan di pelajari secara berurutan sehingga seorang bidan dapat menguasai keseluruhan materi dan sudah dapat langsung terjun ke lapangan dengan berbekal materi yang sudah di terimanya di perkuliahan.

Seorang bidan yang baik dan berkualitas yang sudah menguasai materi kuliah bidan pasti mampu memberikan supervise, asuhan dan memberikan nasehat yang di butuhkan kepada ibu selama masa kehamilan, pada masa persalinan, dan masa setelah persalinan. Seorang bidan yang baik juga harus mampu memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri serta mampu memberikan asuhan kepada bayi yang baru lahir. Asuhan yang dilakukan merupakan tindakan preventif, dapat mengetahui kondisi bayi apakah normal atau abnormal serta harus bisa mengupayakan bantuan medis dan melakukan tindakan gawat darurat.

Seorang bidan memiliki kewenangan untuk memberikan pelayanan kebidanan kepada remaja putrid, calon pengantin, ibu hamil, ibu bersalin, saat ibu nifas, masa interval, klimakterum dan pada saat menopause, serta dapat memberikan pelayanan kepada bayi yang baru lahir, bayi lima tahun dan anak pra sekolah.



semoga artikel Materi kuliah Bidan ini dapat membantu memberikan tambahan informasi tentang materi kuliah terutama yang akan menempuh perkuliahan kebidanan.

salam dumay (^_^)

Kuliah Kebidanan

Kuliah Kebidanan

Kuliah kebidanan??.... kayaknya jangan dech buat temen-temen yang masih berpikir menjadi wanita karir, secara kuliah kebidanan itu pasti orang-orangnya keibu-ibuan, yang suka sama anak-anak, suka momong, suka gendong bayi dan tentu saja hubungannya pasti ngomongin bayi-bayi mungil or bayi lucu mulu apakah semua itu benar??? Ya tentu saja lah, secara kebidanan gitu loh…. Gkgkgkgk. Bahkan menurut undang-undang di Indonesia di sebutkan bahwa bidan merupakan seorang perempuan bukan cowok atau laki-laki apalagi seorang gentlemen seperti saya .. wekz. ya begitulah bidan merupakan seorang cewek alias perempuan. Menurut cerita teman-teman saya mengenai kuliah kebidanan itu penuh perjuangan, harus mampu menghilangkan ego sebagai seorang mahasiswa dan harus mau menjalani kodratnya (kog kodrat??? Kan kodratnya wanita itu buat jadi perawat baby alias bidan benerkan :P ) , gak bisa ketemu cowok kece (contohnya saya :P) dan sebagainya, pokoknya kuliah kebidanan itu kuliah supaya jadi ibu-ibu banget dech …. Wwkwkwkwk, so yang cewek-cewek tomboy di sinilah tempat anda-anda semua harus di gembleng jadi ibu yang baik hati dan sabar, pengertian, tidak emosian, feminim dan lain sebagainya  :P

Dalam dunia kebidanan sangat jarang sekali terjadi adanya santai untuk relaksasi, katanya sich bahkan ada yang bilang bahwa kuliah kebidanan itu kejam dan sangat kejam sekali, bagaimana tidak saat liburan bagi kalangan mahasiswa tetapi bagi mahasiswa kebidanan hal itu merupakan suatu perjuangan tersendiri, harus mengisi perkuliahan yang sangat-sangat padat, mengganti jadwal yang sebelumnya tidak pernah diikuti dan lain sebagainya, bahkan waktu pulang pun masih ditambahin dengan tugas yang menumpuk tinggi, setinggi langit ampe gak keliatan karena ketinggian alias lupa :P , kemudian waktu hari libur, hari minggu misalnya masih diharuskan untuk mengikuti perkuliahan sebagai gantinya jadwal yang belum terpenuhi, kemudian ujiannya juga tidak cuman satu dua macam doang, kebanyakan ujian perkuliahan hanya ujian UAN, UAS dan ujian praktek itup un kalau ada, sedangkan kuliah kebidanan ujiannya ada ujian akhir semester, ujian akhir nasional, ujian praktek, ujian OSCA, ujian ANC, ujian Phantom, dan yang terakhir yang paling amat susah adalah ujian KTI atau ujian karya tulis ilmiah.

Berikut beberapa komentar beberapa mahasiswa yang setuju dengan kuliah kebidanan dan menikmati perkuliahannya
  1. Kuliah kebidanan itu masa depannya terjamin karena hampir semua bisa dipraktekkan, kalau tidak bisa jadi bidan toh bisa jadi bidan pribadi di rumah :P
  2. kuliah di kebidanan itu membuat mahasiswa mendapat tempat yang layak di dalam masyarakat, dan masa depannya cerah, setidaknya bisa mengetahui asal mula kita dibuat.
  3. Agak lumayan mengirit karena tidak perlu menganggarkan uang khusus untuk membeli baju kampus, dan tidak perlu repot memikirkan pakaian yang fashionable untuk baju ke kampus
  4. Kuliah di kebidanan itu menjanjikan, tetapi semuanya meskipun sudah jelas masa depannya kita masih harus berusaha melakukan yang terbaik dan tidak boleh adem ayem saja, karena nasib orang banyak bakalan berada di tangan kita, dan yang lebih penting saat ini fokus saja dengan tujuan awal dan pelajaran yang kita dapat.
  5. Kuliah di kebidanan itu tidak perlu di buat pusing, santai saja, rileks dan yeng terpenting kita lulus setelah itu bisa langsung kerja.
  6. Kita harus menjalani Kuliah di kebidanan itu apa adanya, tidak usah mengeluh karena nantinya kita juga bakalan merasakan senangnya ibarat berakit-rakit ke hulu berenang-renang kemudian.
  7. Tidak ada ceritanya seorang lulusan kebidanan itu pengangguran kecuali memang tidak mau bekerja karena ruang lingkupnya banyak, bisa buka praktek sendiri bahkan boleh di bilang saat ini di Indonesia masih banyak kekurangan tenaga kesehatan asalkan bisa beradaptasi pasti bisa bekerja dan berhasil.
  8. Semua orang yang berhasil itu pasti butuh adanya proses mulai dari tidak bisa sampai bisa bahkan mampu.  Kita harus ikhlas dan yakin bahwa kita mampu untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
  9. Kuliah di kebidanan itu karena cita-cita untuk menjadi bidan.
  10. kuliah di kebidanan itu tidak usah dipikir, biarkan semuanya mengalir,  semua kesulitan pasti ada ujungnya.  Kamu juga harus memikirkan orangtua yang sudah mengeluarkan biaya kuliah yang tidak sedikit dan jadkan semua itu bakti untuk mereka.
  11. kuliah kebidanan merupakan panggilan hati dan tidak ada yang bisa menolak
selain banyak yang suka dengan kuliah kebidanan, ada juga yang ngedumel karena sudah terlanjur masuk kebidanan berikut komentar yang sependapat bahwa kuliah di kebidanan itu tidak mengenakkan dan sangat susah sekali
  1. Kuliah di kebidanan itu 100% tidak ada enaknya.
  2. kuliah di kebidanan itu hanya membuat orang tua bahagia tapi selebihnya membuat kita yang pusing
  3. kuliah di kebidanan itu tujuannya untuk membahagiakan orangtua dan terlebih lagi itu adalah jalan menuju sukses, semakin berat cobaan yang di dapat maka semakin besar pula hasil yang akan kita peroleh.
  4. Kuliah di kebidanan itu harus sabar, jalani dan nikmati saja. semua bakal selesai pada waktunya.
  5. Kuliah di kebidanan itu adalah kontrak yang dulu pernah dibuat oleh kamu sendiri yaitu kontrak dengan jurusan yang paling kejam dan sekarang mau tidak mau harus dihadapi dan dijalani

Dari beberapa komentar teman-teman yang sudah kuliah di kebidanan bisa di simpulkan bahwa kuliah kebidanan itu banyak untungnya dariapada ruginya karena mayoritas berpendapat bahwa kuliah kebidanan itu top markotop :D

KULIAH KEBIDANAN

Lalu bagaimana dengan biaya kuliah kebidanan yang sebenarnya, biaya kuliah kebidanan masih tergolong mahal hal ini dikarenakan biaya praktek perkuliahan yang harus sering di lakukan dan ini juga merupakan hal yang lumayan mahal. Bahkan pernah di bahas di okezone dotcom bahwa untuk kuliah kebidanan hingga lulus setidaknya memerlukan biaya sedikitnya 40 juta hingga 50 juta rupiah. Tetapi kalau mau kuliah kebidanan alternatif yang lumayan murah bisa baca tulisan saya yang berjudul “biaya kuliah kebidanan di poltekkes palangkaraya”.
Untuk yang mau dan bercita-cita ingin berkiprah di dalam dunia kebidanan di Indonesia setidaknya minimal ada 578 perguruan tinggi yang bisa menjadi pilihan untuk menekuni di bidang ini. Berikut daftar perguruan tinggi yang membuka program studi kebidanan


Yah itulah untung ruginya kuliah kebidanan, buat yang mau menjalani dunia kebidanan semoga sukses dan sehat selalu, (masak bidannya yang malah sakit sich :P ) dan untuk yang saat ini sedang menjalani ujian atau akan melaksanakan ujian akhir nasional, semangat dan jangan menyerah, keep fighting until die :) and I hope good luck.

Semoga tulisan saya yang membahas kuliah kebidanan ini bermanfaat untuk semua teman-teman yang terutama akan mengambil jurusan kuliah kebidanan.

Oh iya satu lagi, cewek-cewek kebidanan terkenal cakep-cakep orangnya :) dan saya sangat-sangat salut dengan cewek kebidanan
Salam dumay (^_^)
 

Konsep Kebidanan

Konsep Kebidanan

Konsep adalah kerangka ide yang mengandung suatu pengertian tertentu. Kebidanan berasal dari kata bidan yang artinya adalah seseorang yang telah mengikuti pendidikan tersebut dan lulus serta terdaftar atau mendapat ijin melakukan praktek kebidanan.

Kebidanan merupakan ilmu yg terbentuk dari sintesa berbagai disiplin ilmu (multi disiplin) yang terkait dengan pelayanan kebidanan, meliputi ilmu kedokteran, ilmu keperawatan, ilmu perilaku, ilmu sosial budaya, ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu manajemen untuk dapat memberikan pelayanan kepada ibu dalam masa pra konsepsi, hamil, bersalin, post partum, bayi baru lahir.

Konsep kebidanan sendiri merupakan suatu kerangka dalam bidang keilmuan bidan yang meliputi dan membahas mengenai definisi bidan, falsafah kebidanan, teori dan praktek kebidanan atau midwifery , tinjauan keilmuan kebidanan, bahasan mengenai beberapa bagian dari ilmu kebidanan, pelayanan kebidanan, praktek kebidanan, asuhan kebidanan, serta manajemen kebidanan.

Definisi bidan (Menurut. ICM- International Confederation of Midwife, 2005) bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yg diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk di daftar (register) dan atau memiliki ijin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan

Definisi bidan (IBI, 2007) adalah bidan adalah seorang perempuan yg lulus dari pendidikan bidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah Negara republik Indonesia serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk didaftarkan, di sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan 

KONSEP KEBIDANAN

Konsep-konsep utama di dalam ilmu kebidanan terdiri dari :
  • Ilmu dasar (anatomi, psikologi, mikrobiologi, parasitologi, fisika, Biokimia)
  • Ilmu sosial (Kewarganegaraan, bahasa, sosiologi, antropologi, administrasi, komunikasi, humaniora)
  • Ilmu terapan (kedokteran, farmakologi, epidemiologi, statistik, KDPK, gizi, hukum kesehatan, metode riset, kesehatan masyarakat
  • Ilmu kebidanan
Sedangkan yang merupakan tambahan di dalam ilmu kebidanan adalah manajemen kebidanan yaitu merupakan pendekatan dan kerangka pikir yang digunakan oleh bidan dalam menerapkan metode pemecahan masalah secara sistematis mulai dari pengumpulan data, analisa data, diagnosa kebidanan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Selain bidan ada juga istilah bidan komunitas

Kata Komunitas berasal dari bahasa Latin yaitu communitas yang berarti kesamaan, dan juga communis yang berarti sama, publik ataupun banyak. komunitas dapat diterjemahkan sebagai kelompok orang yang berada di suatu lokasi atau daerah atau area tertentu (Meilani, Niken dkk, 2009 : 1). Menurut Saunders (1991) komunitas adalah tempat atau kumpulan orang atau sistem sosial.

Beberapa jenis-jenis dari komunitas sebagai berikut :
  1. Komunitas Geografikal yaitu suatu komunitas yang ada dalam satu daerah
  2. Komunitas yang bersifat administratif yang terpaku pada batasan dari otoritas pemerintahan
  3. Komunitas yang memiliki fungsionalitas yang sama
  4. Komunitas Ethnic, yaitu yang mempunyai perbedaan kultur yang satu dengan kultur lain

Menurut United Kingdom Central Council For Nursing Midwifery And Health, bidan komunitas merupakan praktisi bidan yang berbasis komuniti yang harus dapat memberikan supervisi yang dibutuhkan oleh wanita, pelayanan berkualitas, nasihat atau saran pada masa kehamilan, persalinan, nifas, dengan tanggung jawabnya sendiri dan untuk memberikan pelayanan pada ibu dan bayi secara komprehensif.

Menurut Dari.J.H.Syahlan, SKM, bidan community adalah bidan yang bekerja melayani keluarga dan masyarakat di wilayah tertentu.

Dari uraian yang ada di atas dapat di rumuskan definisi dari Kebidanan Komunitas yaitu segala aktifitas atau kegiatan yang dilakukan oleh seorang bidan atau sekelompok bidan untuk menyelamatkan pasiennya dari gangguan kesehatan.

Pengertian kebidanan komunitas yang lain menyebutkan upaya yang dilakukan Bidan untuk pemecahan terhadap masalah kesehatan Ibu dan Anak balita di dalam keluarga dan masyarakat. 

Menurut Spradly (1985), Logan dan Dawkin (1987), Syafrudin dan Hamidah (2009 halaman 1) kebidanan komunitas adalah pelayanan kebidanan profesional yang ditujukan kepada masyarakat dengan penekanan pada kelompok resiko tinggi, dengan upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal melalui pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan kebidanan

Menurut Meilani, Niken dkk, 2009 menyebutkan pelaksanaan pelayanan kebidanan komunitas di dasarkan pada empat konsep utama dalam pelayanan kebidanan yaitu : manusia, masyarakat atau lingkungan, kesehatan dan pelayanan kebidanan yang mengacu pada konsep paradigma kebidanan dan paradigma sehat sehingga diharapkan tercapainya taraf  kesejahteraan hidup masyarakat.

untuk yang mau mengambil modul konsep kebidanan, berikut modul konsep kebidanan yang bisa di baca dan di download yang saya upload di google drive

konsep kebidanan modul 1 Silahkan klik disini
konsep kebidanan modul lain Silahkan klik disini
KTI konsep kebidanan convert ke word Silahkan klik disini

Manajemen Kebidanan
Dalam memecahkan masalah pasiennya, bidan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Manajemen kebidananan adalah metode yang digunakan oleh bidan dalam menentukan dan mencari langkah-langkah pemecahan masalah serta melakukan tindakan untuk menyelamatkan pasiennya dari gangguan kesehatan

Menurut J.H Syahlan (1996) Penerapan manajemen kebidanan melalui proses yang secara berurutan yaitu identifikasi masalah, analisis dan perumusan masalah, rencana dan tindakan pelaksanaan serta evaluasi hasil tindakan. Manajemen kebidanan juga digunakan oleh bidan dalam menangani kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana di komunitas.

Berikut  gambar yang menjelaskan hubungan antara konsep utama kebidanan dengan manajemen kebidanan :




Semoga sedikit informasi dan ulasan mengenai konsep kebidanan bisa membantu sobat semua dalam menambah bahan perkuliahan.
salam dumay (^_^)