Tampilkan postingan dengan label biaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biaya. Tampilkan semua postingan

Biaya Kuliah Di Program pasca Sarjana Universitas Palangkaraya

Biaya Kuliah Di Program pasca Sarjana Universitas Palangkaraya

Pernah sekali saya di tanya oleh teman bagaimana cara mendaftar di S2 Universitas Palangkaraya? saya pun diam karena masih belum mengerti prosesnya atau bagaimana kuliah pasca sarjana di Universitas palangkaraya. Ternyata setelah saya tanyakan syarat pendaftarannya cukup mudah hanya mendaftar dan membayar biaya pendaftarannya sebesar 500ribu (saat ini) kemudian menunggu berita untuk mengikuti ujian seleksi setelah itu menunggu kembali hasilnya apakah lulus ujian seleksi atau tidak. Dan selanjutnya setelah lulus ujian seleksi bisa dilanjutkan dengan heregistrasi dan membayar biaya administrasi. Hal itu merupakan hal yang wajar menurut saya, tetapi setelah saya perhatikan biaya kuliah nya jauh sekali bila dibandingkan dengan perkuliahan s1. biayanya bisa menjadi 10kali lipat dibandingkan dengan biaya kuliah di S1

Biaya kuliah program pasca sarjana di universitas palangkaraya setidaknya menghabiskan dana sebesar 150juta selama 2 tahun tidak termasuk biaya hidup, coba bandingkan dengan biaya kuliah s1 selama 5 tahun yang menghabiskan dana untuk perkuliahan hanya sebesar  7 sampai dengan 10 juta. Mengapa demikian? Ternyata biaya per mata kuliahnya saja sebesar 2 juta per mata kuliah kalau di s1 hanya sebesar 25ribu saja per sks atau 75ribu untuk mata kuliah yang 3 sks.  Sedangkan biaya spp per semesternya sebesar 10juta, masih berminat kuliah s2??  Mengingat besarnya biaya perkuliahan yang sangat besar tersebut mengingatkan pertanyaan teman saya yang dulu, seharusnya dia bertanya berapa biaya kuliahnya bukannya menanyakan cara mendaftarnya karena cara pendaftaran dan registrasinya hampir sama dengan pendaftaran di s1 yang berbeda hanya biayanya :D

Kog bisa begitu mahal biaya kuliah di program pascasarjana?? Berikut saya tambahkan rincian biaya untuk program pascca sarjana di Universitas Palangkaraya :
  • Biaya pendaftaran yang di bayarkan saat mengambil formulir pendaftaran sebesar 500 ribu
  • Biaya SPP sebesar 10 juta persemester, berarti per bulan setidaknya hampir  sebesar 2juta rupiah
  • Biaya matrikulasi sebesar 2 juta rupiah per mata kuliah, minimal mata kuliah yang diambil agar lulus sebesar 44 mata kuliah
  • Sumbangan untuk pembangunan alias uang pembangunan sebesar 10juta
  • Herregistrasi sebesar 500ribu persemester dan KTM serta kartu perpustakaan masing-masing 150rb
Kalau di total semua biaya kuliahnya bisa menghabiskan dana sebesar 140an juta hanya selama 2 tahun, dan rasanya buat saya hal itu masih belum di perlukan alias kadida duitnya wal ae :P

Mengingat biaya kuliah di Universitas palangkaraya sangat besar begitu untuk perkuliahan regulernya, hal ini mengingatkan saya tentang tawaran program S2 oleh saudara di Malang yang hanya menghabiskan dana hanya sebesar 25juta, hanya saja perkuliahannya jarak jauh dan melakukan pertemuan hanya sebulan atau seminggu sekali, tergantung dengan keperluan semua mahasiswa apakah ada yang perlu di diskusikan atau tidak. Perkuliahannya lebih seperti kuliah di Universitas Terbuka dan setiap tahunnya dia bisa menjaring calon mahasiswa minimal 25 orang agar bisa diadakan perkuliahan. Coba bandingkan kembali dengan perkuliahan s2 reguler yang sangat melambung sekali biaya kuliahnya.

Itulah ulasan saya mengenai biaya kuliah di Program pascasarjana di Universitas Palangkaraya, dan menurut amin saya :D biaya kuliah pascasarjana di semua Universitas rata-rata hampir sama dengan Universitas Palangkaraya, kalau tidak percaya bisa di cek n ricek sendiri yach :)

Semoga itu sedikit informasi dari saya mengenai biaya kuliah di program pascasarjana, semoga membantu sobat-sobat semua yang ingin melanjutkan program studinya ke jenjang yang lebih tinggi.
Salam dumay (^_^)

Biaya per semester kuliah di Universitas Palangkaraya

Biaya per semester kuliah di Universitas Palangkaraya

Kenaikan Biaya kuliah di hampir semua universitas di Indonesia adalah hal yang wajar, meskipun jika di renungkan kembali hal itu merupakan hal yang benar-benar dan sangat tidak wajar, kenapa?? Karena masalah pendidikan saat ini sedang digencar-gencarkan oleh pemerintah Indonesia untuk mendorong kemajuan putra-putri bangsa Indonesia tetapi kenyataannya hal itu tidak didukung oleh tenaga pengajar yang ada di universitas, hal ini terlihat dengan semakin banyaknya tarikan-tarikan dana pendidikan yang seharusnya bisa di tunda dan tidak terlalu mendukung kegiatan belajar mengajar dan yang paling pasti adalah setiap angkatan baru biaya per semesternya selalu mengalami kenaikan. Hal ini saya alami sendiri, saya sebagai angkatan tahun 2005 saat itu untuk membayar biaya per semesternya hanya 500ribu saja, sedangkan angkatan berikutnya naik sebesar  50 ribu, dan saat ini sudah tahun 2013 bisa diperkirakan biaya per semesternya sekitar 900ribu, tetapi saya dengar terakhir kemarin adalah sebesar satu juta rupiah.

Alasan dari universitas kenaikan biaya per semester adalah untuk peningkatan kualitas pendidikan. Dan pastinya kita semua menyetujui alasannya yang sangat bagus tersebut yaitu untuk peningkatan kualitas pendidikan tetapi bagaimana apabila ternyata setiap tahun peningkatan kualitas pendidikan tidak ada bahkan tidak terlihat sama sekali sebgai misal dosen pengajar tingkat pengetahuannya hanya sebatas sewaktu dia masuk menjadi dosen pertama kali dan tiap tahun tanpa ada peningkatan kualitas pendidikan, apakah ini termasuk dalam peningkatan kualitas pendidikan???? Tentu saja jawabnya bukan peningkatan, kemudian apa yang dimaksud dengan kenaikan biaya per semester untuk peningkatan kualitas pendidikan? Secara terpisah, penulis yang berpengalaman kuliah di universitas palangkaraya ini berpendapat bahwa peningkatan kualitas pendidikan lebih mengarah kepada fasilitas pendidikan yang ada dan memang perlu untuk ditambah atau di perbarui misalnya lab, ruang kegiatan kemahasiswaan dan lain sebagainya. Tetapi di sisi lain penulis juga menganggap bahwa penambahan fasilitas perkuliahan tidak secepat penambahan biaya perkuliahan setiap tahunnya dan hal itu tidak akan saya bahas lebih jauh karena banyak hal-hal yang tidak saya ketahui tentang maksud dari kata-kata peningkatan kualitas pendidikan.

Biaya per semester untuk mahasiswa yang mengikuti perkuliahan sebenarnya apabila di rinci terdiri dari :
  • biaya akademik per semester atau per sks
  • biaya makan, minum dan jajan
  • biaya tempat tinggal 
  • biaya transportasi
  • biaya untuk kebutuhan sehari-hari misalnya parfum, sabun mandi dan lain sebagainya
Biaya perkuliahan sebenarnya tidak melulu biaya spp per semester tetapi ada juga biaya-biaya yang lain yang biasanya tidak diperhitungkan dan nilainya lebih besar dari biaya spp per semester yaitu biaya hidup selama perkuliahan. Coba bayangkan saja, saya selama menjadi mahasiswa biaya per semester yang harus saya bayarkan ke universitas sebesar 500ribu, kemudian untuk registrasi jurusan sebesar 75ribu dan tambahan biaya laboratorium sebesar 60ribu kalau di total keseluruhannya adalah sebesar 635ribu apabila di bagi perbulan maka hanya 105ribu saja perbulan. Coba bandingkan dengan biaya hidup perbulan di kota Palangkaraya, mulai biaya makan saya ke warung makan perbulannya saat ini sebesar 12ribu dikalikan 3 kali perhari dan 30 hari sebulan totalnya sebesar 1.080.000 kemudian untuk biaya penginapan, barak atau kost setidaknya untuk tempat yang nyaman dan murah setidaknya sebesar 350ribu perbulan belum di tambah dengan kebutuhan yang lain itu saja sudah hampir 1,5 juta di kalikan 6 bulan menjadi 9 juta. dan menurut saya besaran 9 juta merupakan biaya per semester yang sangat besar.

BIAYA PER SEMESTER KULIAH DI UNIVERSITAS PALANGKARAYA


Kembali saya bandingkan antara biaya hidup per semester dan biaya kuliah per semester di kota palangkaraya sangatlah mahal biaya hidupnya, hal ini bisa saya katakan bahwa kenaikan biaya spp pertahun ternyata tidak terlalu berlebihan bila mengingat biaya hidup per semester kuliah di kota palangkaraya juga mengalami kenaikan.  Jadi untuk teman-teman yang akan menimba ilmu di Uiversitas sebaiknya biaya hidup juga dipertimbangkan selain biaya kuliah itu sendiri. Karena hal itu juga merupakan kendala saya selama kuliah di universitas palangkaraya yang mengakibatkan saya mengalami keterlambatan kelulusan :D

Itulah sekilas ulasan saya megenai biaya per semester dalam menimba ilmu di Universitas di luar kota, semoga ini membantu sobat semua.
Salam dumay (^_^)