Tampilkan postingan dengan label akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akuntansi. Tampilkan semua postingan

Materi Kuliah Bidan

 Materi Kuliah Bidan

Materi Kuliah bidan yang dasar dan awal yang perlu di pelajari adalah dapat mengerti dan mampu menjelaskan kebutuhan dasar ibu hamil sesuai tahap perkembangannya dengan baik dan benar. Tahap perkembangan ibu hamil di mulai oleh beberapa proses. Yang harus di pahami di dalam materi kuliah bidan oleh seorang mahasiswa adalah pertama proses ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil dan cara mengatasinya, kedua melakukan jadwal kunjungan kepada calon ibu sehingga dapat memonitoring pertumbuhan janin dan perkembangan kehamilan ibu, dalam penetapan kunjungan diusahakan untuk dapat mengetahui dan mengestimasi tanggal kelahiran bayi, dan ketiga adalah pekerjaan yang dilakukan oleh ibu hamil yang juga harus diperhatikan karena pekerjaan yang dilakukan mempengaruhi pertumbuhan janin serta dapat mengakibatkan bayi premature apabila tidak dilakukan monitoring yang benar, dan yang terakhir yang dipelajari dalam materi kuliah bidan adalah tanda bahaya di dalam masa kehamilan.

Beberapa proses ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil diantaranya :
  • Sering buang air kecil
  • Striae gravidarum
  • Hemoroid
  • Kelelahan / Fatigue
  • Keputihan
  • Keringat bertambah
  • Sembelit
  • Kram pada kaki
  • Mengidam (pica)
  • Napas sesak
  • Nyeri ligamentum rotundum
  • Berdebar- debar (palpitasi jantung)
  • Panas perut (heartburn)
  • Perut kembung
  • Pusing / sinkop
  • Mual dan muntah
  • Sakit punggung atas dan bawah
  • Varises pada kaki

MATERI KULIAH BIDAN

Sebenarnya ada 4 hal yang di pelajari di dalam materi kuliah bidan seperti yang sudah saya sebutkan di atas, tetapi secara edukatif dapat disebut dengan istilah fisiologis kehamilan, fisiologis nifas, fisiologis persalinan, dan yang terakhir fisiologis fetus.

Materi kuliah bidan tentang fisiologis kehamilan berisi tentang diagnosis kehamilan, diantaranya :
  1. memastikan adanya kehamilan atau yang biasa disebut dengan certain signs
  2. penanganan perubahan fisiologis yang disebabkan oleh perubahan sekresi  hormon pada masa kehamilan terutama hormon progesteron, estrogen, human chorionic gonatrodoprin(hCG), human placental Lactogen (hPL), relaksin, hormon adrenal dan hipofisis, hormon tiroksin
  3. berikutnya yaitu tentang perubahan anatomi dan fisiologis sistem reproduksi meliputi uterus, decidua, miometrium, serviks, vagina, ovarium, mammae atau payudara
  4. peningkatan berat badan selama kehamilan pada masing-masing system reproduksi mengalami pertumbuhan sehingga mengakibatkan peningkatan berat badan yang masing-masing memiliki tingkat massa kenormalan.
  5. adaptasi sistem kardiovaskuler pada kehamilan mulai dari volume darah, curah jantung, hingga tekanan darah yang terjadi.
  6. adaptasi fisiologis sistem hematologis pada kehamilan
  7. adaptasi sistem respirasi pada kehamilan
  8. adaptasi sistem eksresi pada kehamilan
  9. adaptasi fisiologis pada sistem pencernaan pada kehamilan
  10. adaptasi fisiologis sistem integumentum pada kehamilan
  11. penentuan usia kehamilan hingga estimasi tanggal kelahiran.

Materi Kuliah Bidan tentang fisiologi kehamilan meliputi diantaranya :
  1. pengertian persalinan
  2. sebab-sebab mulainya persalinan
  3. tahapan persalinan yang meliputi kala pembukaan, kala pengeluaran janin, kala pengeluaran plasenta dan yang terakhir adalah kala pengawasan biasanya 2 jam setelah kala pengeluaran plasenta.
  4. faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan
  5. penurunan kepala janin menurut sistem perlimaan
  6. karakteristik persalinan sesungguhnya dan persalinan semu
  7. penapihan saat persalinan
  8. konsep molage pada persalinan (penyusupan tulang kepala janin)
  9. mekanisme persalinan normal .

Materi Kuliah Bidan tentang fisiologis nifas meliputi :
  1. pengertian nifas
  2. involusi dan subinvolusi uterus
  3. tahapan perubahan lokia masa nifas
  4. perubahan fisiologis pada ibu nifas
  5. perubahan psikologis pada masa nifas

Materi kuliah bidan selanjutnya adalah adaptasi fisiologis fetus, masa yang paling dinamis dari seluruh siklus kehidupan adalah beberapa jam pertama setelah kelahiran karena bayi berpindah dari ketergantungan total ke kemandirian fisiologis. Proses perubahan yang rumit ini biasa di bagi  dengan beberapa periode yang terdiri dari
  1. masa transisi perubahan pernafasan
  2. perubahan sirkulasi
  3. termoregulasi dan adaptasi fisiologi sistem metabolisme
  4. perubahan pada sistem hematologi
  5. perubahan pada sistem gastrointestinal
  6. perubahan pada sistem imun
  7. perubahan pada sistem ginjal
  8. ikterus neonatorum fisiologis .

Suatu kehamilan adalah anugerah dari Illahi oleh sebab itu tidak seharusnya di sia-siakan dan justru seharusnya diselamatkan, di rawat, di monitoring supaya perkembangan dari kehamilan itu dapat berkembang dengan baik sesuai dengan yang di harapkan. Suatu kehamilan merupakan proses regenerasi seseorang ke generasi yang baru yang akan meneruskan kehidupan. Di sinilah peran serta seorang bidan untuk dapat membantu dalam memelihara proses regenerasi mulai dari member penyuluhan, memonitoring, dan membantu proses kelahiran janin serta membantu dalam memelihara dan merawat bayi dengan baik sehingga pertumbuhan bayi dapat menjadi optimal.

Untuk menjadi seorang bidan yang baik maka di dalam proses pendidikan memerlukan suatu pendidikan yang komplek yang semuanya berisi tentang materi kuliah bidan yang baik, biasanya di rangkum dalam suatu modul dan di pelajari secara berurutan sehingga seorang bidan dapat menguasai keseluruhan materi dan sudah dapat langsung terjun ke lapangan dengan berbekal materi yang sudah di terimanya di perkuliahan.

Seorang bidan yang baik dan berkualitas yang sudah menguasai materi kuliah bidan pasti mampu memberikan supervise, asuhan dan memberikan nasehat yang di butuhkan kepada ibu selama masa kehamilan, pada masa persalinan, dan masa setelah persalinan. Seorang bidan yang baik juga harus mampu memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri serta mampu memberikan asuhan kepada bayi yang baru lahir. Asuhan yang dilakukan merupakan tindakan preventif, dapat mengetahui kondisi bayi apakah normal atau abnormal serta harus bisa mengupayakan bantuan medis dan melakukan tindakan gawat darurat.

Seorang bidan memiliki kewenangan untuk memberikan pelayanan kebidanan kepada remaja putrid, calon pengantin, ibu hamil, ibu bersalin, saat ibu nifas, masa interval, klimakterum dan pada saat menopause, serta dapat memberikan pelayanan kepada bayi yang baru lahir, bayi lima tahun dan anak pra sekolah.



semoga artikel Materi kuliah Bidan ini dapat membantu memberikan tambahan informasi tentang materi kuliah terutama yang akan menempuh perkuliahan kebidanan.

salam dumay (^_^)

MEMBAHAS TENTANG MATERI KULIAH AKUNTANSI MANAJEMEN

Membahas tentang Materi Kuliah Akuntansi Managemen

Informasi akuntansi yang demikian banyak itu tidak akan berarti jika tidak dipakai untuk keputusan manajemen. Oleh sebab itu akuntansi harus menyediakan informasi penting untuk bahan keputusan manajemen dan disajikan untuk para pembuat keputusan. Disinilah diperlukan akuntansi manajemen. MK ini memberikan pengertian dan pemahaman tentang fungsi akuntansi dalam manajemen, sehingga mahasiswa akan memahami fungsi anggaran perusahaan dan mampu menyusunnya. Serta mampu menganalisis laporan keuangan secara tepat untuk pengambilan keputusan.

Kuliah akuntansi managemen sebenarnya membahas mengenai fungsi utama seorang Akuntan Manajemen dalam pengambilan keputusan  sehingga pembahasan di dalam  memfokuskan mengenai informasi akuntansi yang membantu manajemen, penyusunan anggaran fleksibel, penilaian keputusan investasi, pengendalian biaya, akuntansi pertanggungjawaban, penyusunan laporan untuk menejemen, penentuan harga jual, pengambilan keputusan jangka pendek.

Adapun pengertian dari akuntasi managemen sendiri adalah Penyatuan bagian manajemen yang mencakup, penyajian dan penafsiran informasi yang digunakan untuk perumusan strategi, aktivitas perencanaan dan pengendalian, pembuatan keputusan, optimalisasi penggunaan sumber daya, pengungkapan kepada pemilik dan pihak luar, pengungkapan kepada pekerja, pengamanan asset. sumber: Chartered Institute of Management Accountant (1994:30)

Sedangkan sistem akuntansi managemen sendiri artinya adalah suatu sistem informasi yang menghasilkan suatu kesimpulan atau output atau informasi yang menggunakan data yang ada serta proses-proses yang diperlukan dalam memenuhi hasil akhir tertentu dari suatu manajemen. Proses-proses yang dimaksudkan di sini adalah berbagai kegiatan seperti pengumpulan, pengukuran, penyimpanan, analisis, pelaporan, dan pengelolaan informasi. Sedangkan Hasil informasi atau kesimpulan dapat berupa  laporan khusus, harga pokok produk, biaya pelanggan, anggaran, laporan kinerja, dan komunikasi personal.

Fungsi dari hasil informasi yang sudah ada di dalam manajemen ada beberapa hal yang bisa di rumuskan yaitu :
  1. Merumuskan strategi.
  2. Proses perencanaan dan pengendalian.
  3. Pengambilan keputusan.
  4. Optimalisasi keputusan.
  5. Pengungkapan pemegang saham dan pihak luar.
  6. Pengungkapan entitas organisasi bagi karyawan.
  7. Perlindungan atas asset organisasi.

Secara umum tujuan dari sistem akuntansi managemen adalah :
  • Memberikan informasi yang dibutuhkan untuk penghitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen
  • Memberikan informasi yang dibutuhkan untuk perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan
  • Memberikan informasi untuk pengambilan keputusan.

Informasi akuntansi manajemen dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan hubungannya . yaitu
  • Informasi akuntansi penuh (Full Accounting Information) yang berfungsi untuk penyajian informasi secara penuh contohnya untuk informasi produk, departemen, aktivitas
  • Informasi akuntansi diferensial (Differential Accounting Information) untuk menunjukkan perbandingan sehingga menghasilkan suatu alternative atau pilihan lain.
  • Informasi akuntansi pertanggungjawaban (Responbility Accounting Information) sebagai misal informasi pertanggungjawaban dari wewenang manajer.

Pengembangan proses akuntansi managemen dapat menggunakan metode :
  1. Flatening struktur manajemen merupakan proses penyederhanaan struktur.
  2. Menggunakan cross fungsional team merupakan proses saling isi menurut keahlian dan kekuatan antara tim yang terlibat.

MATERI KULIAH AKUNTANSI MANAJEMEN

Berikut ini adalah materi kuliah akuntansi manajemen yang bisa di download
Bab  1_AKUNTASI MANAJEMEN DAN PERUBAHAN LINGKUNGAN BISNIS klik disini
BAB 2_KONSEP BIAYA klik disini
BAB 3_PERILAKU BIAYA klik disini
BAB 4_BIAYA_PROFIT_VOLUME klik disini
BAB 5   VARIABLE COSTING SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN klik disini
BAB 6   PROFIT PLAN klik disini
BAB 7   FLEXIBLE BUDGET klik disini
BAB 8   RELEVANT COST klik disini
BAB 9   RELEVANT COST-MARKETING klik disini
BAB 10 RELEVANT COST-PRODUCTION klik disini
BAB 11  CAPITAL BUDGETING klik disini
BAB 12 INCOME TAXES AND CAPITAL BUDGETING klik disini
BAB 13 STANDARD AND PERFORMANCE MEASUREMENTS klik disini
BAB 14 COST MANAGEMENT-ACTIVITY BASED COSTING klik disini
BAB 15 SEGMENT REPORTING AND DECENTRALIZATION klik disini
BAB 16 MANAGEMENT CONTROL IN DECENTRALIZED klik disini
BAB 17 MANAGEMENT CONTROL SYSTEMS klik disini
Sumber : dari pak bambang kesit

Demikian sedikit info tentang materi kuliah akuntansi manajemen, ya saya juga sambil menyelam minum air :D

sambil menulis juga sambil belajar juga mengenai akuntansi manajemen :P , terus terang sumber tulisan ini saya comot dari beberapa tulisan tapi saya lupa ngambilnya dari mana saja :D
btw semoga bermanfaat untuk semua teman-teman pembaca. Amiin
salam dumay (^_^)

Materi Kuliah Sistem Informasi Akuntansi


Materi Kuliah Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi atau yang biasa disingkat dengan SIA adalah materi perkuliahan yang berisi tentang penggunaan sistem informasi didalam akuntansi. Isi keseluruhan dari materi perkuliahannya antara lain penggunaan aplikasi toko, excel, office serta aplikasi-aplikasi yang sering digunakan atau aplikatif dalam pengolahan data akuntansi.
Salah satu kasus sistem informasi akuntansi adalah penggunaan dalam penjualan tunai. Dalam penjualan tunai ada beberapa prosedur yang dijalani diantaranya :
  1. Prosedur pemesanan penjualan
  2. Prosedur penerimaan kas
  3. Prosedur pengemasan dan penyerahan barang
  4. Dan yang terakhir adalah prosedur pencatatan penjualan dan penerimaan kas
Dari semua prosedur-prosedur yang ada diatas, maka sistem informasi diperlukan untuk membantu mempercepat alur proses berjalannya informasi. Dalam kasus diatas Sistem Informasi Akuntasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian atau kelompok kerja  diantaranya :
  1. Bagian penjualan, pada bagian ini petugas memberikan faktur penjualan kepada pembeli untuk melakukan pembayaran sesuai dengan barang yang di  beli.
  2. Bagian kas, pada bagian ini pembeli menyerahkan alat tukar secara kas baik menggunakan dana tunai ataupun menggunakan pembayaran debet.
  3. Bagian pengepakan atau pembungkusan, setelah proses pada  bagian kas maka barang yang telah di beli dilakukan pembungkusan agar mudah bagi pembeli untuk membawa belanjaannya. Serta dapat dicata pula data barang yang keluar dari gudang
  4. Bagian akuntasi, setelah semua selesai maka proses selanjutnya adalah proses akuntansi yang agak rumit sehingga diperlukan didalamnya suatu sistem informasi akuntansi. Pada bagian ini petugas mendapat faktur penjualan berupa besarnya penjualan dan mendapat dokumen dalam pengeluaran barang dari gudang atau bagian pembungkusan.

MATERI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Dalam proses sistem informasi selanjutnya ada beberapa dokumen dan laporan yang diperlukan yang merupakan output dan input dari sistem informasi akuntansi itu sendiri.
Yang merupakan dokumen pada sistem informasi akuntasi diantaranya :
  1. Jurnal penjualan, pada dokumen ini semua penjualan dicatat berdasarkan tanggal dan waktu yang ada, besarnya penjualan serta jumlam penjualan. Semua transaksi penjualan dicatat dalam jurnl ini.
  2. Jurnal penerimaan kas, pada jurnal ini hanya mencatat semua aliran kas yang terjadi. Semua penambahan kas akan dicatat dalam jurnal ini.
  3. Jurnal pengeluaran kas, pada jurnal ini ,mencatat penggunaan kas yang ada baik itu pengeluaran tidk terduga ataupun untuk pembelian persediaan barang.
  4. Jurnal persediaan barang, pada jurnal ini mencatat semua persediaan barang yang masih ada, serta pengeluaran barang yang keluar dari gudang.
Untuk pelaporan dalam sistem informasi akuntansi terdapat beberapa laporan diantaranya :
  • Laporan penjualan berdasar pelanggan
  • laporan penjualan berdasar lokasi penjualan
  • laporan penjualan berdasar jenis barang
  • laporan penjualan berdasar marketing atau bagian penjualan.
Demikian sedikit materi sistem informasi akuntansi dari ane gan. (^_^)